Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
SUDUTKATA.COM
Advertisement
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
SUDUTKATA.COM
No Result
View All Result

Pemprov Kaltim Siapkan Wajah Baru Mal Lembuswana, Bidik Jadi Pusat Gaya Hidup dan Aktivitas Masyarakat

Redaksi by Redaksi
8 Agustus 2026
in EKOBIS
Penandatanganan Serah Terima 
Pembangunan Komplek Mall Lembuswana Samarinda Serta Beberapa Fasilitas Penunjang Lainnya antar Pemerintah Provinsi 
Kalimantan Timur dan PT. Cipta Sumina Indah Satresna. (Foto: iN/sudutkata.com)

Penandatanganan Serah Terima Pembangunan Komplek Mall Lembuswana Samarinda Serta Beberapa Fasilitas Penunjang Lainnya antar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan PT. Cipta Sumina Indah Satresna. (Foto: iN/sudutkata.com)

Dibaca 1,091

SAMARINDA, sudutkata.com — Setelah tiga dekade menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Samarinda, Mal Lembuswana bersiap memasuki babak baru. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi mengambil alih aset sekaligus pengelolaan kawasan tersebut dan menyiapkan konsep pengembangan yang tidak lagi hanya berorientasi pada aktivitas belanja, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan gaya hidup masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mengatakan Pemprov Kaltim secara resmi menerima penyerahan aset dan pengelolaan kawasan Mal Lembuswana. Pengelolaan selanjutnya dipercayakan kepada PT Kaltim Melati Bhakti Satya (MBS), perusahaan perseroan daerah milik Pemprov Kaltim.

Foto bersama jajaran dewan direksi Perusda dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang diwakili Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Ketua DPRD Kaltim, Hassanudin Mas’ud. (Foto: iN/sudutkata.com)

“Usianya sudah 30 tahun. Tentu perlu ada peremajaan, perubahan konsep, kemudian penguatan juga,” ujar Sri saat ditemui, Jumat (7/8/2026).

Sebagai salah satu mal tertua di Samarinda yang berada di kawasan strategis pusat kota, Lembuswana dinilai masih memiliki potensi besar untuk kembali menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus ruang publik yang lebih modern.

Meski akan mengalami pembaruan, Sri menegaskan keberadaan tenant lama tetap menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, para penyewa yang telah bertahan selama puluhan tahun merupakan bagian dari sejarah perjalanan Mal Lembuswana.

“Ini sudah satu generasi. Yang menyerahkan kepada kita hari ini bahkan generasi kedua. Orang tuanya yang membangun dan mengelola,” katanya.

Karena itu, pemerintah tengah menyiapkan skema insentif bagi tenant lama. Bentuknya masih akan dibahas bersama pengelola, namun dapat berupa keringanan maupun pengurangan biaya sewa.

Di sisi lain, pengelola juga membuka peluang menghadirkan tenant baru, termasuk merek-merek nasional yang mulai menunjukkan minat untuk masuk ke Lembuswana. Sejumlah ruang nantinya akan ditata ulang agar mampu mengakomodasi kebutuhan penyewa sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.

“Ada demand. Ada tenant-tenant yang tadinya belum masuk di Lembuswana masih melihat ini sebagai sebuah peluang dan potensi untuk menjadi tempat bagi mereka,” ujar Sri.

Transformasi Lembuswana tidak hanya difokuskan pada bagian dalam bangunan. Pemerintah juga ingin memanfaatkan area luar mal sebagai ruang aktivitas masyarakat.

Salah satu contoh yang disampaikan Sri adalah penyediaan fasilitas olahraga seperti padel yang saat ini tengah berkembang. Dengan konsep tersebut, masyarakat dapat beraktivitas di kawasan Lembuswana sebelum ataupun setelah berbelanja.

“Orang ke Lembuswana, sebelum atau setelah ke mal, bisa main padel,” katanya.

Selain itu, atrium mal juga akan diarahkan menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan, mulai dari gathering, event komunitas hingga aktivitas sosial lainnya.

“Tidak hanya pusat perdagangan, pusat ekonomi, tapi juga pusat kegiatan masyarakat,” tambahnya.

Pengembangan kawasan Lembuswana juga membuka peluang masuknya investor baru. Sejumlah calon tenant maupun investor disebut telah menunjukkan ketertarikan, meski proses penjajakan masih berlangsung.

Pemerintah bahkan membuka kemungkinan pembangunan hotel di lahan yang masih tersedia di kawasan tersebut. Rencana itu nantinya akan diputuskan melalui mekanisme beauty contest, di mana para calon investor akan menawarkan konsep pengembangan terbaik.

“Nanti kita lihat mana konsep yang paling mungkin untuk pengembangan Lembuswana,” ujar Sri.

Untuk tahap awal, PT MBS mendapat penugasan mengelola kawasan selama satu tahun dengan kemungkinan perpanjangan. Selama masa tersebut, perusahaan akan menata sistem pengelolaan sekaligus membangun kemitraan dengan investor.

“Pemda tidak bisa berbisnis secara langsung. Makanya kita gunakan MBS. Jadi MBS memperluas sayapnya, membangun mitra,” jelasnya.

Hingga kini pemerintah belum menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengelolaan Lembuswana. Potensi pendapatan masih akan dihitung, termasuk dari sektor penyewaan tenant dan parkir.

Namun menurut Sri, keberhasilan revitalisasi Lembuswana tidak semata diukur dari besarnya PAD, melainkan juga dari dampak ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kita berharap perputaran ekonomi dengan kehadiran mal ini tidak hanya dirasakan untuk PAD, tapi juga masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Cipta Sumena Indah Satresna (CSIS), Edward Marwin Sinanta, mengatakan perjalanan mengelola Lembuswana selama 30 tahun tidak selalu berjalan mulus. Pandemi Covid-19 menjadi periode paling berat karena aktivitas ekonomi nyaris berhenti.

Meski demikian, perusahaan tetap memberikan berbagai keringanan kepada tenant dan mempertahankan kesejahteraan karyawan tanpa melakukan pemotongan gaji.

“Meski kita untung, tetap kita kembalikan ke karyawan juga orang sekeliling. Pada saat Covid yang diberatkan dengan sewa, kita kasih keringanan semua. Termasuk karyawan, kita tidak potong gaji,” ujarnya.

Edward mengakui pandemi membuat pengelolaan mal mengalami tekanan besar selama dua hingga tiga tahun.
“Kalau di saya, saya taunya malah rugi. Karena Covid-19 itu dua sampai tiga tahun tidak bisa aktivitas, ekonomi tidak jalan,” katanya.

Meski begitu, ia optimistis masa depan Lembuswana masih sangat menjanjikan. Apabila pemerintah kembali membuka proses pemilihan mitra pengelola, CSIS menyatakan siap berpartisipasi.

Perusahaan bahkan telah menyiapkan konsep baru yang mengarah pada kawasan lifestyle, mengikuti perubahan perilaku masyarakat saat ini.

“Pengen bawa konsep Jakarta ke Samarinda. Bukan lagi sebuah mal, tapi lebih ke lifestyle,” ujar Edward.

Ia menyebut konsep Central Park Jakarta sebagai salah satu referensi, bukan untuk ditiru sepenuhnya, melainkan sebagai inspirasi dalam menggabungkan area dalam ruangan dan ruang terbuka.

“Dari segi mal dapat, tapi ada segi outdoor-nya juga, semi outdoor. Jadi banyak sekali hiburan dan atraksi yang akan ada,” katanya.

Menurut Edward, konsep tersebut akan membuat Lembuswana menjadi kawasan yang hidup sepanjang hari. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga dapat menikmati kuliner, berolahraga, menghadiri berbagai kegiatan hingga menikmati hiburan.

Ia juga menilai pembangunan hotel menjadi salah satu peluang besar mengingat lokasi Lembuswana berada di pusat Kota Samarinda.

“Hotel juga menjadi prioritas. Dengan lahan dan lokasi strategis ini, hotel tidak banyak juga di Samarinda,” ujarnya.

Edward membayangkan kawasan tersebut nantinya memiliki hotel berbintang empat atau lima yang terintegrasi dengan pusat perdagangan dan gaya hidup.

“Kalau konsepnya bisa terintegrasi, saya rasa ini akan menjadi nilai tambah yang besar. Jadi orang tidak hanya datang untuk belanja, tetapi juga punya tempat untuk menginap, makan, menikmati hiburan, dan beraktivitas di kawasan Lembuswana,” pungkasnya. (iN)

Tags: Mall LembuswanaPemprov KaltimPT KTMBS
Previous Post

MA Menangkan Erwin, ESDM Wajib Buka Dokumen Lingkungan KPC

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Layanan Iklan Hubungi: +62 896 5288 8884 Email: inisudutkata@gmail.com

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In