SAMARINDA, sudutkata.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda meminta pemerintah daerah memastikan layanan pendidikan berjalan optimal menjelang tahun ajaran baru. Peningkatan kualitas sekolah dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik, tetapi juga perlu diikuti penguatan tenaga pendidik dan akses belajar.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan pemerataan kualitas pendidikan masih menjadi pekerjaan yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Menurut dia, kesenjangan fasilitas dan kualitas layanan antarsekolah harus ditekan.
“Anak-anak kita adalah aset masa depan daerah. Karena itu, kualitas pendidikan harus terus kita tingkatkan,” kata Novan, Jumat.
Dia mengatakan peningkatan mutu pendidikan perlu dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah hingga peningkatan kompetensi guru. Akses pendidikan yang merata juga menjadi bagian penting agar seluruh siswa memperoleh kesempatan belajar yang sama.
“Bukan hanya infrastrukturnya, tetapi kualitas gurunya dan akses pendidikannya juga harus merata,” ujarnya.
Novan menilai pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi Samarinda. Kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui sekolah akan berpengaruh terhadap daya saing daerah pada masa mendatang.
Karena itu, DPRD juga meminta pemerintah tidak mengabaikan program pendukung pendidikan. Literasi, pendidikan karakter, dan pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dinilai perlu diperkuat.
“Tidak hanya gedung sekolah yang harus layak, tapi program pendukungnya juga harus jalan,” kata dia.
Menurut Novan, kemampuan siswa tidak cukup dibangun melalui pembelajaran akademik. Mereka juga perlu dibekali keterampilan dan karakter agar mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dunia kerja.
Melalui fungsi penganggaran dan pengawasan, Komisi IV DPRD Samarinda menyatakan akan terus mengawal kebijakan pendidikan agar tetap menjadi prioritas pembangunan daerah. (In)






