Warga Keluhkan Jalan Rusak, DPRD Samarinda Dorong Pemerataan Infrastruktur

ft. istimewah

SAMARINDA, susutkata.com- Kerusakan jalan lingkungan di sejumlah kawasan permukiman masih menjadi persoalan yang dikeluhkan warga Kota Samarinda. Selain menghambat aktivitas masyarakat, kondisi jalan yang berlubang dan rusak juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Arif Kurniawan, meminta Pemerintah Kota Samarinda segera mempercepat perbaikan jalan lingkungan yang mengalami kerusakan cukup parah. Menurut dia, infrastruktur di kawasan permukiman padat penduduk perlu mendapat perhatian serius karena bersentuhan langsung dengan aktivitas sehari-hari warga.

“Kalau jalan lingkungan rusak, tentu masyarakat yang paling merasakan dampaknya. Aktivitas terganggu dan risiko kecelakaan juga meningkat,” kata Arif.

Ia mengatakan masih banyak jalan lingkungan yang kondisinya rusak dalam waktu cukup lama, tetapi belum mendapatkan penanganan maksimal dari pemerintah. Padahal, kata dia, jalan lingkungan menjadi akses utama masyarakat untuk beraktivitas, mulai dari bekerja hingga mengantar anak ke sekolah.

Menurut Arif, kerusakan jalan tidak hanya memengaruhi kenyamanan pengguna, tetapi juga dapat berdampak pada perekonomian warga di kawasan permukiman.

“Jalan lingkungan ini akses dasar masyarakat. Kalau rusak terus dibiarkan, tentu akan mengganggu mobilitas warga setiap hari,” ujarnya.

Ia berharap perbaikan yang dilakukan pemerintah tidak sekadar bersifat sementara, melainkan dikerjakan dengan kualitas yang baik agar jalan tidak cepat kembali rusak.

Arif juga meminta pemerintah memperhatikan kualitas material dan pengawasan pengerjaan proyek infrastruktur di lapangan. Dengan demikian, anggaran yang digunakan dinilai dapat lebih efektif dan hasil pembangunan bisa bertahan lebih lama.

“Perbaikannya harus benar-benar berkualitas supaya masyarakat tidak terus-menerus menghadapi masalah yang sama,” katanya.

Selain itu, Arif mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke kawasan permukiman padat penduduk. Ia menilai pembangunan tidak boleh hanya terfokus pada jalan utama, sementara akses warga di lingkungan permukiman masih banyak yang rusak.

Menurut dia, peningkatan infrastruktur dasar di lingkungan warga menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan dan keselamatan masyarakat di Kota Samarinda. (In)