Rabu, Oktober 14, 2026
  • Login
SUDUTKATA.COM
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
SUDUTKATA.COM
No Result
View All Result

Samri Minta Penertiban Parkir Liar Diikuti Solusi Pekerjaan

Redaksi by Redaksi
9 Oktober 2026
in DPRD KOTA SAMARINDA
Samri Shaputra

Samri Shaputra

SAMARINDA, sudutkata.com – Penertiban parkir liar di Samarinda dinilai perlu diikuti dengan penyediaan lapangan kerja bagi juru parkir yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas tersebut. Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga menyiapkan pembinaan dan akses pekerjaan resmi.

Menurut Samri, persoalan ekonomi perlu menjadi pertimbangan dalam penataan perparkiran. Tanpa alternatif mata pencaharian, penertiban berisiko membuat sebagian juru parkir kehilangan sumber penghasilan tanpa memiliki pilihan pekerjaan lain.

“Memberantas total itu sulit. Yang bisa kita lakukan adalah membina mereka, lalu memberi kesempatan bekerja secara resmi agar tetap bisa mencari penghasilan,” kata Samri, Jumat, 9 Oktober 2026.

Ia mengusulkan pemerintah membuka kesempatan bagi juru parkir liar untuk bekerja dalam sistem perparkiran resmi. Skema tersebut, menurut dia, dapat memberikan kepastian penghasilan sekaligus mendorong pengelolaan parkir yang lebih tertib.

Samri juga mendorong pelatihan keterampilan dan pemberdayaan bagi mereka yang ingin beralih ke sektor pekerjaan lain. Ia menilai pendekatan tersebut dapat menjadi pelengkap penegakan aturan agar penataan parkir tidak mengabaikan kondisi sosial masyarakat.

“Kalau langsung diberangus tanpa solusi, mereka bisa mencari cara lain yang justru melanggar hukum,” ujarnya.

Namun, persoalan parkir liar tidak hanya berkaitan dengan keberadaan juru parkir. Kepala Dinas Perhubungan Samarinda, Hotmarulitua Manalu, beberapa Waktu lalu menyoroti kebiasaan masyarakat yang masih memarkir kendaraan di sembarang tempat meskipun fasilitas parkir telah disediakan.

“Selama masyarakat belum tertib, maka pekerjaan rumah kami tidak akan pernah selesai,” kata Manalu, seperti dikutip Kaltim Akurasi dalam pemberitaan mengenai parkir liar di Samarinda.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa penanganan parkir liar juga membutuhkan kepatuhan pengguna kendaraan terhadap aturan dan penggunaan kantong parkir resmi.

Dengan demikian, penataan parkir membutuhkan dua pendekatan yang berjalan beriringan penegakan aturan untuk mencegah pelanggaran dan pembinaan untuk membuka peluang pekerjaan yang lebih layak bagi masyarakat. Pemerintah juga perlu memastikan mekanisme perekrutan juru parkir resmi berjalan jelas agar usulan pemberdayaan tersebut dapat diterapkan, bukan sekadar menjadi wacana. (In)

Dibaca 2,018
Tags: PARKIR LIAR
Previous Post

Pernikahan Dini, Alarm Lemahnya Perlindungan Anak

Next Post

Wisata Samarinda Sulit Berkembang Tanpa Kepedulian Budayan

Next Post
Wisata Samarinda Sulit Berkembang Tanpa Kepedulian Budayan

Wisata Samarinda Sulit Berkembang Tanpa Kepedulian Budayan

DPRD Samarinda Usulkan Polder Air Hitam Jadi Ruang Publik

Harga Pangan Naik, Sani Bin Husain Desak Pemkot Samarinda Intervensi

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Layanan Iklan Hubungi: +62 896 5288 8884 Email: inisudutkata@gmail.com

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In