KUTAI TIMUR, sudutkata.com – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menawarkan konsep berbeda untuk pelaksanaan half marathon yang direncanakan tahun depan. Dari jarak awal 21 kilometer, ia mengusulkan lintasan diperpanjang menjadi 28 kilometer.
Gagasan itu berkaitan dengan momentum usia Kutai Timur. Tahun depan, daerah tersebut akan memasuki usia ke-28 sehingga angka tersebut menjadi salah satu pertimbangan Ardiansyah dalam mengusulkan jarak lomba.
“Disesuaikan dengan usia Kutai Timur tahun depan. Itu saja, tapi nanti kita serahkan kepada Dispora dan panitia,” kata Ardiansyah.
Meski demikian, usulan tersebut belum menjadi ketetapan penyelenggaraan. Ardiansyah menyerahkan pembahasan lebih lanjut kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim bersama panitia.
Sebelumnya, half marathon yang masuk dalam agenda tahun depan telah direncanakan dengan jarak 21 kilometer. Ardiansyah kemudian menyampaikan tawaran agar jaraknya dibuat lebih panjang.
“Untuk yang half marathon, itu sudah masuk dalam agenda tahun depan dengan jarak 21 kilometer. Tapi saya mencoba menawarkan kepada panitia, kalau bisa ditambah sedikit saja menjadi 28 kilometer,” ujarnya.
Ia menjelaskan, secara umum jarak marathon berada di angka 42 kilometer, sementara half marathon menggunakan jarak 21 kilometer. Adapun 28 kilometer yang diusulkannya merupakan penyesuaian khusus yang dikaitkan dengan usia Kutai Timur.
“Karena masih berupa gagasan, keputusan akhir mengenai jarak lomba belum ditetapkan. Konsep half marathon tahun depan masih berada dalam tahap pembahasan dan perencanaan bersama pihak terkait,” jelasnya.
Pertimbangan usia Kutai Timur yang ke-28 tahun menjadi salah satu gagasan yang ditawarkan Ardiansyah dalam penyusunan kegiatan tersebut. Selanjutnya, keputusan mengenai jarak akan dibahas oleh Dispora dan panitia. (Adv/Kutim/Ra)



