Lampu Jalan Banyak Mati, DPRD Samarinda Minta Pemkot Bergerak Cepat

Anggota DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (dok.sk)

SAMARINDA, sudutkata.com – Keluhan warga terkait matinya lampu penerangan jalan umum di sejumlah kawasan permukiman mendapat sorotan dari DPRD Kota Samarinda. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan risiko gangguan keamanan bagi pengguna jalan pada malam hari.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, meminta pemerintah kota segera melakukan pendataan terhadap titik-titik lampu jalan yang mengalami kerusakan agar proses perbaikan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Menurut dia, penerangan jalan merupakan fasilitas dasar yang memiliki kaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan masyarakat, terutama di wilayah permukiman yang ramai dilalui warga pada malam hari.

“Kalau lampu jalan mati terlalu lama tentu membuat warga merasa tidak aman. Ini harus cepat ditangani karena berkaitan dengan keselamatan masyarakat,” ujar Samri, Rabu. saat di temui awak media

Ia menilai persoalan penerangan jalan tidak boleh dianggap sepele karena keberadaan lampu jalan juga berfungsi untuk meminimalisasi potensi kecelakaan maupun tindak kriminalitas di lingkungan warga.

Selain meminta percepatan perbaikan, Samri juga menyoroti masih lambatnya tindak lanjut terhadap laporan masyarakat mengenai fasilitas penerangan jalan yang rusak.

“Laporan dari masyarakat seharusnya bisa langsung ditindaklanjuti. Jangan sampai warga menunggu terlalu lama baru ada penanganan,” katanya.

Politikus tersebut berharap pemerintah memiliki sistem pengaduan yang lebih efektif sehingga masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan keluhan dan memperoleh kepastian penanganan.

DPRD, lanjut dia, juga mendorong adanya pemeliharaan rutin terhadap fasilitas penerangan jalan umum agar kerusakan serupa tidak terus berulang di berbagai kawasan Kota Samarinda.

“Perawatan rutin penting dilakukan supaya lampu-lampu jalan tetap berfungsi dengan baik dan masyarakat bisa merasa aman saat beraktivitas di malam hari,” tutupnya. (Mifa)