Ketua DPRD Samarinda Dukung Penerapan WFO dan WFA untuk Efisiensi Energi

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah. (ft.sk)

SAMARINDA, sudutkata.com – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menyatakan dukungannya terhadap transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam penerapan kebijakan Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA) atau Work From Home (WFH).

Hal tersebut disampaikan Helmi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (29/4/2026). Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan untuk mendorong efisiensi, terutama dalam hal penghematan energi.

“Ya saya kira karena memang ini program nasional dan tujuannya untuk penghematan energi. Kita melaksanakannya sesuai dengan aturan saja,” ujarnya.

Menurut Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut, dari sisi efektivitas, kebijakan tersebut dinilai mampu memberikan dampak positif, terutama dalam mengurangi aktivitas yang tidak perlu di lingkungan kerja. Ia mencontohkan, adanya pengaturan khusus bagi ASN, seperti kewajiban berada di rumah pada hari Jumat selama jam kerja.

“Kalau bicara efektif, ya pasti sangat efektif karena mengurangi aktivitas. Jadi tenaga ASN ini, mereka wajib hari Jumat kita agendakan tidak boleh ke luar rumah sampai jam kerja,” jelasnya.

Meski demikian, Helmi menegaskan bahwa penerapan kebijakan tersebut tidak menutup sepenuhnya pelayanan publik. Aktivitas pemerintahan tetap berjalan, termasuk pelayanan terhadap masyarakat dan penerimaan kunjungan kerja.

“Cuma kita tidak tutup seratus persen. Tetap ada kegiatan. Jadi aktivitas kantor tetap jalan. Kalau ada yang menerima kunjungan, ya tetap kita terima juga,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kebijakan serupa telah diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia, sehingga Samarinda hanya mengikuti pola yang telah berjalan secara nasional.

Dengan adanya fleksibilitas kerja ini, diharapkan kinerja ASN tetap optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung upaya efisiensi energi yang tengah digencarkan pemerintah.(mifa)