Rabu, September 30, 2026
  • Login
SUDUTKATA.COM
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
SUDUTKATA.COM
No Result
View All Result

UMKM Swarga Bara Didorong Naik Kelas lewat Dana RT

Redaksi by Redaksi
24 September 2026
in Kutai Timur, PEMERINTAHAN
Kepala Desa Swarga Bara Wahyudi Usman saat diwawancarai di Ruang Kerjanya, Kamis (24/9/2026).

Kepala Desa Swarga Bara Wahyudi Usman saat diwawancarai di Ruang Kerjanya, Kamis (24/9/2026).

KUTAI TIMUR, sudutkata.com – Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, terus didorong agar tak sekadar “jalan di tempat”. Setelah ruang promosi dan pelatihan dibuka, Pemerintah Desa Swarga Bara kini mengupayakan dukungan peralatan produksi agar pengetahuan yang diperoleh pelaku usaha dapat langsung diterjemahkan menjadi peningkatan kapasitas dan kualitas produk.

Kepala Desa Swarga Bara Wahyudi Usman mengatakan potensi usaha masyarakat di wilayahnya masih cukup besar untuk dikembangkan. Gambaran itu terlihat dari kegiatan yang baru-baru ini melibatkan sekitar 30 pelaku UMKM. Jumlah tersebut bahkan disebut belum mewakili seluruh usaha masyarakat yang tumbuh di desa tersebut.

“Jumlah UMKM yang 30 itu belum ter-cover semua. Antusias masyarakat cukup luar biasa dan kita juga sudah membantu mempromosikan,” ujar Wahyudi saat ditemui Kamis (24/9/2026).

Menurut Wahyudi, kegiatan yang melibatkan pelaku usaha bukan sekadar menyediakan tempat berjualan. Pemerintah desa ingin membuka akses promosi lebih luas sehingga produk warga semakin dikenal, mendapatkan konsumen baru, sekaligus menjadi pintu untuk meningkatkan skala usaha.

Data terbaru pada Rabu (16/9/2026) menunjukkan sekitar 30 UMKM di Swarga Bara telah tercatat dan memperoleh pendampingan. Bidang usahanya cukup beragam, mulai dari kuliner, batik, kerajinan hingga produk berbasis daur ulang. Sebagian pendampingan juga melibatkan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau CSR.

Sejumlah produk dari Swarga Bara bahkan telah bergerak keluar dari pasar desa. Produk batik disebut telah dipasarkan di luar Kutai Timur, sedangkan produk amplang menjangkau pasar Samarinda dan Balikpapan. Kondisi itu menunjukkan peluang UMKM lokal untuk berkembang semakin terbuka, meskipun persoalan pemasaran dan penguatan merek masih menjadi pekerjaan yang perlu ditangani.

Wahyudi menegaskan perhatian pemerintah desa terhadap UMKM tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Dukungan lanjutan berupa sarana produksi dinilai penting karena pelaku usaha memerlukan alat untuk menerapkan kemampuan yang sudah mereka peroleh.

“Setelah pelatihan mereka butuh peralatan. Mereka sudah punya ilmunya, sekarang mereka butuh peralatannya. Itu cara kita untuk mensupport,” jelasnya.

Menurut Wahyudi, sebelumnya sekitar Rp10 juta dari alokasi Rp50 juta telah dimanfaatkan untuk kegiatan pelatihan. Selanjutnya, pemerintah desa mengupayakan agar dukungan dapat diarahkan pada kebutuhan peralatan yang benar-benar berkaitan dengan aktivitas produksi pelaku UMKM.

Upaya tersebut juga dikaitkan dengan skema program Rp250 juta per RT per tahun yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Wahyudi mengatakan pemerintah desa melihat adanya ruang untuk mengarahkan program berdasarkan kebutuhan masyarakat, termasuk kegiatan produktif yang dapat membantu pengembangan ekonomi warga. Selain itu, terdapat Silpa sekitar Rp50 juta per RT per tahun yang sedang diupayakan agar sebagian pemanfaatannya dapat menyentuh kebutuhan pengembangan UMKM.

Program bantuan Rp250 juta per RT memiliki dasar melalui Peraturan Bupati Kutai Timur Nomor 13 Tahun 2025 tentang Pemberian Bantuan Keuangan Khusus Desa kepada Pemerintah Desa. Regulasi tersebut antara lain ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, mendorong usaha ekonomi berskala rumah tangga serta meningkatkan pemenuhan infrastruktur dasar di lingkungan RT.

Pemkab Kutim pada 2026 juga menegaskan program Rp250 juta per RT tetap dijalankan. Dalam pelaksanaannya, bantuan tersebut bukan semata diarahkan pada pembangunan fisik lingkungan, tetapi juga dapat mendukung kegiatan pemberdayaan dan ekonomi masyarakat sesuai mekanisme serta ketentuan pengelolaan program.

Semangat penguatan UMKM di Swarga Bara sebenarnya telah terlihat dalam Swargabara Merdeka Fest 2026 pada Senin (17/8/2026). Saat itu, kuota 30 lapak UMKM lokal dilaporkan langsung penuh hanya dalam satu hari pendaftaran. Area pameran kemudian menampung 35 stan yang menampilkan beragam potensi desa, mulai dari kuliner, batik, hasil kelompok tani hingga produk peternakan.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Kami di Pemerintah Desa Swargabara berkomitmen tidak hanya memberikan pelatihan dan alat, tetapi juga menyediakan ruang promosi seperti malam ini,” tegas Wahyudi.

Pemerintah desa juga mendorong pelaku UMKM mulai memanfaatkan pemasaran digital dan memperkuat legalitas usaha, termasuk kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB). Langkah tersebut dinilai penting agar usaha masyarakat tidak hanya bertahan pada pasar lingkungan sekitar, tetapi memiliki peluang menjangkau konsumen yang lebih luas.

Besarnya antusiasme masyarakat menjadi modal bagi Pemdes Swarga Bara untuk melanjutkan program penguatan usaha secara bertahap. Pelatihan akan lebih memberi dampak apabila disertai akses peralatan, kesempatan promosi, penguatan legalitas dan pemasaran yang berjalan beriringan.

“Kami Pemdes Swarga Bara berharap UMKM lokal dapat tumbuh lebih mandiri dan berkelanjutan. Targetnya bukan sekadar menambah jumlah usaha, melainkan membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar dan pada akhirnya menjadikan kegiatan usaha masyarakat sebagai salah satu penggerak ekonomi desa,”tutupnya.
(RA/ADV/KUTIM).

Dibaca 705
Tags: DESA SWARGA BARAUMKMUSAHA DESA
Previous Post

Proteksi Kebakaran Masuk Penataan Kawasan Kumuh Kutim

Next Post

Swarga Bara Perkuat Pendataan Stunting

Next Post
Swarga Bara Perkuat Pendataan Stunting

Swarga Bara Perkuat Pendataan Stunting

Dugaan Proyek Rp12,8 Miliar Bermasalah, Kejari Kutim Tangani Lewat Pidsus

Dugaan Proyek Rp12,8 Miliar Bermasalah, Kejari Kutim Tangani Lewat Pidsus

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Layanan Iklan Hubungi: +62 896 5288 8884 Email: inisudutkata@gmail.com

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In