Seno Aji Buka Rakerprov KONI Kaltim, Dorong Kaltim Jadi Tuan Rumah PON 2028

SUDUTKATA.COM, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji secara resmi membuka Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur yang digelar di Aula Kadrie Oening, Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim, Sabtu (3/1/2026).

Dalam sambutannya, Seno Aji menyampaikan salam hormat dari Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudi Mas’ud yang saat ini sedang menjalankan tugas kedinasan di Aceh. Ia menegaskan pesan Gubernur agar KONI Kaltim tetap solid dan terus mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KONI Kaltim. Progres pembinaan olahraga kita berjalan cukup baik,” ujar Seno Aji.

Ia menyoroti capaian Kaltim pada PON Sumatera Utara–Aceh, meski jumlah cabang olahraga meningkat signifikan dari 38 menjadi 65 cabang. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan prestasi melalui pembinaan jangka panjang.

“Kalau ingin juara, tidak bisa instan. Peran KONI sangat strategis dalam pembibitan atlet di semua cabang olahraga,” tegasnya.

Seno Aji menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk memberikan dukungan penuh, termasuk dukungan anggaran, kepada seluruh cabang olahraga tanpa terkecuali. Ia berharap atlet-atlet lokal Kaltim mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Ia juga mengapresiasi kontribusi atlet Kaltim di ajang SEA Games dengan raihan 3 medali emas, 8 perak, dan 10 perunggu.

“Itu prestasi luar biasa dan ke depan kita harapkan semakin banyak atlet Kaltim yang tampil di level internasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji juga mendorong KONI Pusat agar mempertimbangkan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Menurutnya, Kaltim memiliki fasilitas olahraga yang sangat lengkap dan memadai.

“Kaltim punya venue lengkap, dari olahraga layar sampai catur. Apalagi pada 2028 Presiden sudah berkantor di Ibu Kota Nusantara. Kenapa tidak PON digelar di Kaltim?” ungkap Seno Aji.

Ia menilai jika Kaltim dipercaya menjadi tuan rumah PON 2028, maka target prestasi dapat meningkat signifikan, bahkan berpeluang menjadi juara umum.

Selain itu, Seno Aji menekankan pentingnya uji tanding dan pengiriman atlet ke luar daerah maupun luar negeri guna meningkatkan mental, fisik, dan kepercayaan diri atlet.

“Kami sudah membuktikan, dengan mengirim atlet ke luar negeri, mental dan semangat mereka meningkat,” katanya.

Sementara itu, dalam sesi wawancara, Seno Aji menjelaskan bahwa Rakerprov KONI Kaltim membahas strategi peningkatan prestasi menuju PON 2028.

“Target KONI Kaltim tiga besar. Ini target yang serius karena kita bersaing dengan provinsi-provinsi kuat di Pulau Jawa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa KONI merupakan organisasi olahraga yang harus fokus pada prestasi, bukan kepentingan politik. Terkait anggaran, Seno Aji memastikan pemerintah daerah mampu memberikan dukungan yang memadai bagi seluruh cabang olahraga.
“Bukan per atlet, tapi per cabang olahraga. Insya Allah kita mampu menganggarkan,” pungkasnya. (In)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *