Helmi Abdullah Minta Evaluasi Distribusi Air Bersih di Samarinda

Helmi Abdullah, Ketua DPRD Kota Samarinda. (dok.sk)
SAMARINDA, sudutkata.com – Sejumlah warga di kawasan pinggiran Kota Samarinda mengeluhkan distribusi air bersih yang dinilai belum stabil dalam beberapa waktu terakhir. Gangguan layanan tersebut disebut mulai berdampak terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, meminta perusahaan layanan air bersih segera melakukan evaluasi terhadap wilayah yang kerap mengalami gangguan distribusi. Menurut dia, kebutuhan air bersih merupakan layanan dasar yang harus dipenuhi secara maksimal kepada masyarakat.
“Kalau distribusi air terganggu terlalu lama tentu aktivitas warga ikut terdampak. Ini harus segera ditangani,” kata Helmi Abdullah, Jumat, 22/05/2026.
Ia menilai persoalan distribusi air bersih perlu mendapat perhatian serius, terutama di kawasan pinggiran yang masih sering mengalami gangguan layanan. Menurut dia, masyarakat tidak seharusnya terus menghadapi persoalan yang sama dalam jangka waktu panjang.
Helmi mengatakan perusahaan layanan air bersih perlu melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang sering mengalami gangguan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
“Pelayanan air bersih harus menjadi prioritas karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Selain evaluasi distribusi, Helmi juga mendorong peningkatan infrastruktur jaringan pipa agar pelayanan air bersih bisa lebih merata di seluruh wilayah Samarinda. Ia menilai perbaikan jaringan penting dilakukan untuk mengurangi gangguan distribusi yang berulang.
Menurut dia, peningkatan kualitas layanan harus diiringi dengan pengembangan infrastruktur yang memadai seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat.
“Infrastruktur jaringan juga harus diperkuat supaya distribusi air bisa lebih stabil dan menjangkau seluruh wilayah,” kata dia.
Helmi berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan air bersih yang lebih maksimal tanpa gangguan berkepanjangan. Ia juga meminta adanya langkah cepat dari pihak terkait agar keluhan warga dapat segera ditindaklanjuti.
“Masyarakat tentu berharap layanan air bersih bisa berjalan lancar sehingga aktivitas sehari-hari tidak terganggu,” pungkasnya. (In)
