SAMARINDA, sudutkata.com – DPRD Kota Samarinda memastikan perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jembatan Achmad Amins akan menjadi salah satu prioritas dalam pembahasan APBD Perubahan 2026. Langkah itu diambil setelah seluruh kabel instalasi penerangan di jembatan tersebut dilaporkan hilang akibat pencurian sehingga lampu tidak lagi berfungsi.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan pemerintah kota tidak dapat serta-merta mengganti instalasi yang hilang menggunakan anggaran pemeliharaan rutin. Menurut dia, pengadaan kabel baru harus melalui mekanisme penganggaran karena menyangkut pengadaan kembali aset yang hilang.

“Kabelnya memang hilang sehingga tidak bisa langsung diganti. Anggaran pemeliharaan rutin memang ada setiap tahun, tetapi nilainya terbatas. Karena ini menyangkut pengadaan kembali barang yang hilang, harus diajukan terlebih dahulu melalui pembahasan APBD,” kata Helmi, Senin.
Helmi menepis anggapan bahwa kondisi gelap di Jembatan Achmad Amins disebabkan kebijakan pemerintah mematikan lampu untuk menghemat anggaran. Ia menegaskan persoalan utama terletak pada hilangnya seluruh kabel jaringan LPJU akibat aksi pencurian.
“Jadi bukan karena tidak ada anggaran atau sengaja dimatikan. Permasalahannya kabelnya hilang dicuri, sehingga penggantian harus mengikuti mekanisme penganggaran,” ujarnya.
Menurut Helmi, DPRD akan mengawal usulan perbaikan tersebut dalam pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar dapat diakomodasi dalam APBD Perubahan tahun ini. Sebab, Jembatan Achmad Amins merupakan akses strategis yang menghubungkan Kecamatan Sambutan dan Palaran dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi setiap hari.
Ia menilai pemulihan fungsi penerangan jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus meminimalkan potensi tindak kriminal di kawasan jembatan.
“Karena sifatnya mendesak, tentu akan kami prioritaskan. Harapan kami setelah anggarannya tersedia, perbaikannya bisa langsung dilaksanakan sehingga masyarakat kembali merasa aman saat melintasi jembatan yang sudah terang,” tutup Helmi. (In)


