Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
SUDUTKATA.COM
Advertisement
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
SUDUTKATA.COM
No Result
View All Result

DPRD Samarinda Pertanyakan Nasib 10 Insinerator di Tengah Rencana Pembangunan PLTSa

Redaksi by Redaksi
11 Juni 2026
in DPRD KOTA SAMARINDA

SAMARINDA, sudutkata.com – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kota Samarinda mendapat dukungan dari DPRD Kota Samarinda. Namun, di balik dukungan tersebut, dewan meminta Pemerintah Kota Samarinda menjelaskan arah pemanfaatan 10 unit insinerator yang sebelumnya telah dibeli untuk mendukung penanganan sampah.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah, menilai pengembangan teknologi pengolahan sampah harus dilakukan secara terintegrasi. Menurut dia, kehadiran PLTSa tidak boleh membuat fasilitas yang telah diadakan sebelumnya menjadi tidak terpakai.

“Yang perlu dipastikan sekarang adalah bagaimana seluruh fasilitas yang sudah ada tetap bisa dimanfaatkan secara optimal. Jangan sampai pemerintah sudah mengeluarkan anggaran besar untuk pengadaan insinerator, tetapi kemudian muncul program baru tanpa integrasi yang jelas,” kata Andriansyah, Selasa, 9 Juni 2026.

Ia mengingatkan, sejak awal DPRD telah mendorong agar penggunaan insinerator dilakukan secara bertahap melalui proyek percontohan. Langkah tersebut dianggap penting untuk mengukur efektivitas teknologi sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala operasional sebelum diterapkan dalam skala lebih luas.

Menurut Andriansyah, evaluasi terhadap penggunaan insinerator perlu dilakukan sebelum pemerintah melangkah lebih jauh dengan menghadirkan fasilitas pengolahan sampah baru.

Meski demikian, ia menyambut positif rencana pembangunan PLTSa. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai berpotensi meningkatkan kapasitas pengolahan sampah sekaligus menjadi solusi bagi persoalan volume sampah yang terus meningkat di Kota Tepian.

Terlebih, kata dia, proyek tersebut dikabarkan memperoleh dukungan pendanaan dari luar daerah sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda secara langsung.

“Kami tentu mendukung setiap upaya yang bisa memperkuat pengelolaan sampah. Apalagi kalau ada dukungan pendanaan dari luar sehingga tidak membebani keuangan daerah,” ujarnya.

Namun Andriansyah menegaskan, persoalan sampah tidak akan selesai hanya dengan mengandalkan teknologi pengolahan di hilir. Menurut dia, akar masalah justru berada pada tata kelola sampah sejak dari sumbernya.

Ia menilai kesadaran masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga masih menjadi pekerjaan besar yang harus dibenahi pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Teknologi bisa membantu menyelesaikan persoalan di hilir, tetapi pembenahan dari hulu tetap menjadi kunci. Kalau masyarakat masih mencampur seluruh jenis sampah, maka masalah ini akan terus berulang,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat, Andriansyah menginisiasi komunitas lingkungan bernama Sobat Darling. Komunitas tersebut melibatkan mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga relawan lingkungan untuk memperkuat edukasi pengelolaan sampah.

Melalui komunitas itu, berbagai program dijalankan mulai dari kampanye pemilahan sampah, pengembangan bank sampah, hingga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Andriansyah, keberadaan bank sampah perlu dikembangkan lebih jauh agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengumpulan sampah, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

“Bank sampah harus menjadi bagian dari solusi. Masyarakat perlu melihat bahwa sampah bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Di sisi lain, DPRD juga menyoroti masih banyaknya tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang bermunculan di sejumlah titik di Samarinda. Fenomena tersebut dinilai menunjukkan masih lemahnya pengawasan serta penegakan aturan di bidang persampahan.

Karena itu, Andriansyah mendorong keterlibatan aktif masyarakat untuk membantu pemerintah mengawasi persoalan sampah sekaligus membangun budaya lingkungan yang lebih baik.

Menurut dia, keberhasilan Samarinda mengurangi persoalan sampah tidak hanya ditentukan oleh keberadaan insinerator maupun PLTSa.

“Keberhasilan Samarinda mengurangi persoalan sampah bergantung pada perubahan perilaku masyarakat. Selama masyarakat belum terbiasa mengurangi dan memilah sampah sejak dari rumah, persoalan ini akan terus menjadi tantangan,” pungkas Andriansyah. (In)

Tags: PEMBANGKIT LISTRIKSAMPAH
Previous Post

Kejati Kaltim: Organisasi Pers Harus Bawa Nilai Positif bagi Masyarakat

Next Post

PJI Minta Dukungan Anggaran UKW, Kajati Kaltim Siap Komunikasikan ke Kominfo

Next Post
PJI Minta Dukungan Anggaran UKW, Kajati Kaltim Siap Komunikasikan ke Kominfo

PJI Minta Dukungan Anggaran UKW, Kajati Kaltim Siap Komunikasikan ke Kominfo

Pegadaian dan UMKM Bersinergi Tebar Kebaikan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit 2026 di Area Samarinda

Pegadaian dan UMKM Bersinergi Tebar Kebaikan Lewat Program Mengetuk Pintu Langit 2026 di Area Samarinda

DPRD Samarinda Ingatkan Tantangan di Balik Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Kaltim

DPRD Samarinda Ingatkan Tantangan di Balik Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Kaltim

Dr Sani Kecewa Harga BBM Naik Mendadak, Minta Pemerintah Lindungi Masyarakat Menengah

Dr Sani Kecewa Harga BBM Naik Mendadak, Minta Pemerintah Lindungi Masyarakat Menengah

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In