Rabu, Oktober 7, 2026
  • Login
SUDUTKATA.COM
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
SUDUTKATA.COM
No Result
View All Result

Fransisca Debi Bawa Isu Perlindungan Perempuan ke Dewi Pertiwi Samarinda

Redaksi by Redaksi
7 Oktober 2026
in ORGANISASI, POLITIK
Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep bersama Fransisca Debi Oktavia, Ketua Dewi Pertiwi DPD PSI Samarinda. (dok. pribadi)

Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep bersama Fransisca Debi Oktavia, Ketua Dewi Pertiwi DPD PSI Samarinda. (dok. pribadi)

SAMARINDA, sudutkata.com – Perlindungan perempuan dan anak menjadi salah satu agenda yang akan dibawa Fransisca Debi Oktavia dalam memimpin Dewi Pertiwi DPD PSI Samarinda. Psikolog tersebut ingin organisasi perempuan mitra strategis Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Fransisca mengatakan langkah awal kepengurusan Dewi Pertiwi Samarinda adalah melakukan konsolidasi dan memetakan persoalan yang dihadapi perempuan di daerah. Hasil pemetaan itu akan menjadi dasar penyusunan program.

“Kami tidak ingin terlalu lama berhenti pada seremoni. Tahap pertama yang akan kami lakukan adalah konsolidasi organisasi sekaligus turun langsung untuk melihat kebutuhan perempuan di Samarinda,” kata Fransisca, di Samarinda, Selasa.

Salah satu agenda yang akan diadaptasi di Samarinda ialah Gerakan Perempuan Berdokumen. Program tersebut diarahkan untuk membantu perempuan dan anak menghadapi persoalan dokumen kependudukan yang berkaitan dengan akses terhadap hak dan layanan dasar.

Fransisca mengatakan pelaksanaan program akan disesuaikan dengan kondisi di Samarinda. Selain administrasi kependudukan, organisasi akan menaruh perhatian pada pemberdayaan perempuan, kesehatan mental, peningkatan kapasitas serta perlindungan perempuan dan anak.

Isu kekerasan juga menjadi salah satu alasan Fransisca menempatkan edukasi dan pencegahan sebagai agenda penting. Menurut dia, masyarakat perlu mendapat pemahaman mengenai kekerasan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan, perundungan hingga akses terhadap layanan bantuan.

“Kalau saya melihat dari perspektif saya sebagai psikolog sekaligus sebagai perempuan, salah satu persoalan yang paling membutuhkan perhatian adalah kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga,” ujarnya.

Pemerintah Kota Samarinda mencatat 264 kasus kekerasan dengan 303 korban sepanjang Januari-November 2025. Pemkot juga mengembangkan layanan pengaduan bagi perempuan dan anak melalui Sistem Online Pengaduan Perempuan dan Anak atau SOPPA.

Menurut Fransisca, data tersebut menunjukkan perlunya keterlibatan berbagai pihak dalam pencegahan kekerasan.

“Peran masyarakat dan organisasi seperti Dewi Pertiwi adalah ikut memperkuat edukasi, pencegahan, literasi, serta membantu masyarakat mengetahui ke mana harus mencari pertolongan,” katanya.

Ia juga ingin isu kesehatan mental, relasi sehat, batasan tubuh, persetujuan, pengasuhan anak dan keberanian mencari bantuan masuk dalam kegiatan organisasi.

“Perempuan yang berdaya bukan berarti perempuan yang harus selalu kuat sendirian. Perempuan yang berdaya adalah perempuan yang tahu haknya, tahu batasnya, tahu pilihan yang dimilikinya, dan tahu ke mana harus meminta bantuan ketika membutuhkan,” ujar Fransisca.

Meski berstatus mitra strategis PSI, Fransisca mengatakan Dewi Pertiwi Samarinda terbuka bagi perempuan dari berbagai latar belakang. Profesional, pelaku UMKM, akademisi, mahasiswa, ibu rumah tangga dan aktivis komunitas dapat terlibat dalam kegiatan organisasi.

“Persoalan perempuan tidak bisa diselesaikan oleh satu kelompok saja,” katanya.

Fransisca membawa latar belakangnya sebagai psikolog dalam menjalankan organisasi. Ia melihat persoalan kesehatan mental perempuan kerap berkaitan dengan kekerasan, relasi, tekanan sosial, ketergantungan ekonomi dan pola asuh.

“Saya melihat Dewi Pertiwi sebagai sebuah ruang untuk menghubungkan pengalaman profesional saya dengan kerja sosial di masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Dewi Pertiwi Samarinda tidak dinilai dari banyaknya kegiatan, melainkan dari perubahan yang dihasilkan.

“Ukuran organisasi bukan seberapa besar organisasinya, tetapi seberapa besar dampak yang bisa ditinggalkannya,” pungkas Fransisca. (*)

Dibaca 1,014
Tags: DEWI PERTIWIPARTAI PSIPSI SAMARINDA
Previous Post

Fransisca Debi Pimpin Dewi Pertiwi Samarinda, Soroti Perempuan dan Anak

Next Post

DPRD Samarinda Buka Ruang Belajar Pancasila bagi Pelajar

Next Post
Ismail Latisi: Sekolah Unggulan Jangan Buat Sekolah Pinggiran Tertinggal

DPRD Samarinda Buka Ruang Belajar Pancasila bagi Pelajar

Efisiensi Pemerintah Tekan Pendapatan Hotel Samarinda

Efisiensi Pemerintah Tekan Pendapatan Hotel Samarinda

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Layanan Iklan Hubungi: +62 896 5288 8884 Email: inisudutkata@gmail.com

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In