KUTAI TIMUR, sudutkata.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) membuka ruang bagi Pesta Adat Erau untuk berkembang menjadi agenda tahunan dalam setiap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kutim. Tahun ini menjadi pelaksanaan perdana Erau yang secara khusus dirangkai dengan HUT ke-27 Kutim.
Pesta adat tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9-13 Oktober 2026. Kehadirannya dalam rangkaian HUT tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan kebudayaan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengenalkan kembali identitas Kutai Timur kepada masyarakat.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setkab Kutim, Trisno, mengatakan penyelenggaraan Erau merupakan salah satu terobosan lembaga adat dan majelis adat di Kutim. Ke depan, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan dan menjadi bagian dari agenda tahunan daerah.
“Perhatian khusus adalah kita menginginkan Erau ini menjadi momen penguat kebersamaan masyarakat Kutai Timur dan pengingat jati diri Kutai Timur, dalam rangka mengoptimalkan semangat kerja dalam upaya pembangunan Kutai Timur menjadi tangguh, mandiri dan berdaya saing,” ujar Trisno usai memimpin rapat persiapan HUT ke-27 Kutim di Ruang Rapat Diskominfo Staper Kutim, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, semangat pelaksanaan Erau tidak sebatas pada kegiatan adat. Momentum tersebut diharapkan dapat menyatukan masyarakat Kutim tanpa melihat asal maupun latar belakang.
“Erau ini harus menjadi semangat, momen seluruh elemen masyarakat Kutai Timur menjadi satu kesatuan. Siapapun masyarakat Kutai Timur, dari manapun kamu itu, sepanjang kakimu ada di tanah Kutai Timur, kepalamu berlindung di bawah langit Kutai Timur, maka Anda adalah Kutai Timur yang harus tetap menjaga, memelihara dan menjadikan identitas Kutai Timur sebagai identitasmu,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan perdana ini, Erau diharapkan tidak berhenti sebagai bagian dari perayaan HUT ke-27, tetapi dapat berlanjut sebagai agenda tahunan yang memperkuat identitas dan rasa memiliki masyarakat terhadap Kutai Timur. (adv/diskominfo/ra)



