Sabtu, Juni 20, 2026
  • Login
SUDUTKATA.COM
Advertisement
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
SUDUTKATA.COM
No Result
View All Result

Kritik Pembinaan Pemuda yang Seremonial, Samri: Jangan Berhenti di Spanduk dan Foto

Redaksi by Redaksi
19 Juni 2026
in DPRD KOTA SAMARINDA
Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda

SAMARINDA, sudutkata.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra, melayangkan kritik tajam terhadap model pembinaan kepemudaan yang berjalan di wilayahnya. Menurut dia, program pengembangan potensi generasi muda selama ini masih terjebak dalam pola yang cenderung musiman dan sekadar formalitas seremonial.

Samri menilai, energi kreatif dan ide-ide melimpah yang dimiliki anak muda Samarinda kerap kali layu sebelum berkembang. Penyebab utamanya adalah absennya pendampingan yang konsisten dan berkelanjutan dari pemerintah daerah.

“Pembinaan pemuda itu bukan acara 17-an atau seminar setahun sekali, Kalau mau hasilnya nyata, programnya harus jalan terus, terukur, dan ada evaluasi. Jangan berhenti di spanduk dan foto-foto.” kata Samri, Jumat.

Politikus asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan bahwa ruang aktualisasi bagi pemuda harus diciptakan secara serius melalui berbagai wadah strategis, seperti inkubasi komunitas kreatif, pelatihan kepemimpinan yang intensif, kompetisi inovasi, hingga forum dialog kebijakan yang melibatkan publik.

Melalui wadah-wadah strategis ini, generasi muda diharapkan dapat mengasah karakter sekaligus unjuk kompetensi. Mereka didorong untuk menjadi aktor aktif, bukan sekadar penonton di tengah laju pembangunan kota.

Namun, Samri mengingatkan bahwa dukungan dari Pemerintah Kota Samarinda tidak boleh melulu berkutat pada urusan birokrasi anggaran atau dana hibah. Akses terhadap fasilitas publik, pembukaan jejaring dengan dunia usaha, serta pelibatan langsung dalam perencanaan program kota justru menjadi aspek yang jauh lebih krusial.

“Kalau kita mau Samarinda maju, investasinya ya di anak muda,” tutur Samri menambahkan.

“Mereka yang nanti pegang kendali 10 sampai 20 tahun ke depan. Tugas kita sekarang menyiapkan mereka jadi generasi produktif, kritis, dan berdaya saing.” tambah Samri

Bertolak dari keresahan tersebut, DPRD Kota Samarinda menyatakan komitmennya untuk memperketat fungsi pengawasan, khususnya yang berkaitan dengan kebijakan ramah pemuda. Samri memastikan legislatif akan mengawal alokasi anggaran daerah agar benar-benar berpihak pada penguatan ekosistem kepemudaan.

Langkah ini dinilai mendesak demi mencetak cetak biru pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki rekam jejak kontribusi yang nyata bagi daerah.

“Kami di DPRD berkomitmen mengawal anggaran dan kebijakan yang berpihak pada penguatan ekosistem kepemudaan,” tutup Samri. (In)

Tags: PEMUDA
Previous Post

Lelang 760 Aset Pemprov Kaltim Laku Terjual, Setor Rp431 Juta ke Kas Daerah

Next Post

DPRD Samarinda Warning Pemkot Soal Lokasi Proyek PLTSa: Jangan Buru-Buru

Next Post
DPRD Samarinda Warning Pemkot Soal Lokasi Proyek PLTSa: Jangan Buru-Buru

DPRD Samarinda Warning Pemkot Soal Lokasi Proyek PLTSa: Jangan Buru-Buru

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Layanan Iklan Hubungi: +62 896 5288 8884 Email: inisudutkata@gmail.com

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In