SAMARINDA, sudutkata.com – Masa reses dimanfaatkan anggota DPRD Kota Samarinda untuk turun langsung menemui masyarakat dan menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan warga. Sejumlah usulan terkait pembangunan infrastruktur, fasilitas umum hingga kebutuhan pelayanan dasar menjadi topik yang kerap muncul dalam pertemuan tersebut.
Anggota DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, mengatakan reses bukan sekadar agenda rutin legislatif, melainkan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.
Menurut Aris, komunikasi antara masyarakat dan anggota dewan harus terus dijaga agar arah pembangunan daerah tetap selaras dengan kebutuhan riil di lapangan. Aspirasi yang disampaikan warga, kata dia, menjadi salah satu bahan pertimbangan penting dalam penyusunan program pembangunan maupun pengawasan terhadap pelaksanaannya.
“Reses merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka secara langsung,” ujar Aris.
Ia menilai masukan dari warga menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi DPRD, baik dalam aspek penganggaran, legislasi maupun pengawasan. Karena itu, setiap usulan yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan sesuai kewenangan yang dimiliki lembaga legislatif.
Aris berharap hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat tidak hanya terjalin saat masa reses berlangsung. Menurut dia, komunikasi yang berkelanjutan diperlukan agar berbagai persoalan yang muncul di lingkungan warga dapat diketahui lebih cepat dan dicarikan solusi bersama.
Dengan keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, ia meyakini pembangunan di Kota Samarinda dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga. (IN)






