Ribuan Vespa Padati Temindung Creative Hub pada Puncak Samarinda Mods Mayday 2026

SAMARINDA, sudutkata.com, – Ribuan pecinta Vespa dari berbagai daerah di Kalimantan Timur memadati kawasan Temindung Creative Hub, Samarinda, pada Minggu, 31 Mei 2026. Hari kedua sekaligus puncak pelaksanaan Samarinda Mods Mayday 2026 berlangsung meriah melalui rangkaian kegiatan komunitas, riding bersama, bazar UMKM, hingga penampilan musisi nasional Denny Frust.

Gelaran bertema Sound of Unity itu menjadi titik temu para scooterist dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Sejak pagi, kawasan Temindung Creative Hub dipenuhi deretan Vespa dari berbagai generasi, mulai model klasik hingga hasil modifikasi.

Ketua Panitia Samarinda Mods Mayday 2026, Yudi Adi Prabowo, mengatakan jumlah peserta yang hadir tahun ini melampaui perkiraan panitia. Menurut dia, antusiasme komunitas Vespa terlihat dari banyaknya rombongan yang datang dari luar Samarinda.

“Ada yang datang dari Berau, Sangatta, Bontang, Muara Badak, Tenggarong, Balikpapan, Sepaku sampai Kutai Barat. Kalau kami perkirakan ada sekitar seribu lebih Vespa yang ikut bergabung,” kata Yudi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Salah satu agenda utama pada hari kedua adalah riding bersama yang diikuti ratusan scooterist. Konvoi bergerak melintasi sejumlah ruas jalan utama Kota Samarinda sebelum kembali ke Temindung Creative Hub.

Rute yang dilalui antara lain Jalan KH Agus Salim, Jalan Basuki Rahmat, kawasan Taman Samarendah, Jalan Bhayangkara, Jalan Pahlawan, hingga Jalan Dr Soetomo.

Menurut Yudi, kegiatan riding selalu menjadi agenda yang paling dinantikan peserta karena menjadi ruang silaturahmi bagi komunitas Vespa dari berbagai daerah.

“Ini bukan soal siapa yang paling bagus atau paling mewah motornya. Yang terpenting teman-teman bisa berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati kebersamaan,” ujarnya.

Selain konvoi, berbagai aktivitas berlangsung sepanjang hari di area kegiatan. Pengunjung dapat menikmati bazar UMKM, pameran Vespa klasik dan modifikasi, panggung hiburan, serta area temu komunitas yang menjadi pusat interaksi para penggemar Vespa.

Panitia sengaja tidak mengusung konsep kompetisi atau kontes. Sebaliknya, Samarinda Mods Mayday diformat sebagai ajang temu komunitas yang lebih santai dan terbuka.

“Lebih ke ajang kumpul-kumpul dan cuci mata sesama pecinta Vespa. Jadi suasananya lebih santai,” kata Yudi.

Menjelang malam, ribuan pengunjung memadati area panggung utama. Penampilan musisi nasional Denny Frust menjadi salah satu magnet terbesar dalam pelaksanaan Samarinda Mods Mayday tahun ini.

Suasana semakin semarak ketika penyanyi asal Sulawesi Selatan tersebut membawakan sejumlah lagu yang disambut antusias para penonton.

Yudi mengatakan keberhasilan penyelenggaraan acara tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pariwisata yang memfasilitasi pelaksanaan kegiatan di Temindung Creative Hub.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, pelaku UMKM, sponsor, dan relawan menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung. Mulai dari pemerintah, sponsor, pelaku UMKM, komunitas hingga para relawan yang bekerja selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Melihat tingginya jumlah peserta dan pengunjung, panitia berencana menjadikan Samarinda Mods Mayday sebagai agenda tahunan dengan skala yang lebih besar.

Yudi berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat solidaritas komunitas Vespa, tetapi juga mendorong perkembangan industri kreatif dan musik di Kalimantan Timur.

“Insyaallah akan terus kami lanjutkan. Harapannya komunitas Vespa semakin solid, dunia musik juga semakin berkembang, dan tidak ada lagi sekat-sekat antarkomunitas,” pungkasnya.

Selama dua hari pelaksanaan, Samarinda Mods Mayday 2026 tidak sekadar menjadi ajang berkumpul para scooterist. Kegiatan tersebut juga menghadirkan ruang kolaborasi antara komunitas, pelaku UMKM, pegiat ekonomi kreatif, dan masyarakat umum dalam satu perayaan yang memperlihatkan geliat budaya komunitas di Kota Samarinda. (*)