Rasman Rading dan Hetifah Sjaifudian Dorong Lulusan SMK Medika Siap Hadapi Dunia Kerja

SAMARINDA, sudutkata.com – Ketua Yayasan Insan Mandiri Medika Samarinda, Rasman Rading, menilai lulusan SMK Medika harus menjadikan momen pelepasan sekolah sebagai titik awal untuk mengembangkan kapasitas diri. Menurut dia, tantangan yang akan dihadapi setelah lulus membutuhkan karakter kuat, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi.

Pesan itu disampaikan Rasman saat menghadiri prosesi pelepasan siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 SMK Medika Samarinda di GOR Segiri, Sabtu, 30 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Rasman mengatakan SMK Medika selama ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik melalui berbagai kegiatan pengembangan diri.

Ia menyebut sekolah tersebut telah berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki kemampuan kepemimpinan, jiwa kewirausahaan, serta prestasi di berbagai bidang.

“SMK Medika telah memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan karakter siswa-siswi di Kalimantan Timur. Mereka tidak hanya dididik secara akademik, tetapi juga dibekali kepemimpinan dan kewirausahaan,” kata Rasman.

Menurut dia, keberhasilan SMK Medika berkembang menjadi salah satu sekolah swasta terbesar di Kalimantan Timur tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat dan konsistensi yayasan dalam membina peserta didik.

Rasman juga menyoroti kebijakan yayasan yang memberikan akses pendidikan gratis kepada para siswa. Langkah tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Ia menilai keberagaman prestasi siswa di bidang seni, olahraga, kewirausahaan, hingga profesi lainnya menjadi indikator bahwa pendidikan karakter dan pengembangan kompetensi berjalan beriringan.

“Jangan heran kalau SMK Medika memiliki banyak talenta di bidang seni, olahraga, kewirausahaan hingga profesi lainnya. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan siswa,” ujarnya.

Rasman mengingatkan para lulusan agar tidak memandang pelepasan sekolah sebagai akhir dari proses pendidikan.

Menurut dia, para alumni justru dituntut terus mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, serta menjaga nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

“Ini bukan akhir, tetapi awal untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, prestasi, dan kemampuan kewirausahaan agar menjadi pribadi yang lebih baik,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan pesan kepada para lulusan melalui sambungan virtual.

Hetifah mengajak seluruh siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan di SMK Medika untuk terus meningkatkan kapasitas diri di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat.

Ia menilai berbagai program keahlian yang dimiliki sekolah tersebut memiliki relevansi dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.

Menurut Hetifah, kompetensi di bidang layanan penunjang keperawatan dan caregiving, kefarmasian klinis dan komunitas, laboratorium medik, desain komunikasi visual, hingga teknik sepeda motor merupakan bidang yang memiliki peluang besar di masa depan.

“Mulai dari layanan penunjang keperawatan dan caregiving, kefarmasian klinis dan komunitas, laboratorium medik, desain komunikasi visual hingga teknik sepeda motor, semuanya memiliki kontribusi besar bagi pembangunan Kalimantan Timur dan Indonesia,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu mengatakan lulusan sekolah menengah kejuruan dituntut memiliki kesiapan memasuki dunia kerja sekaligus kemampuan untuk terus belajar.

Selain itu, kata dia, lulusan SMK juga perlu memiliki daya adaptasi yang tinggi agar mampu menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Jangan pernah berhenti belajar. Lulusan SMK harus menjadi generasi yang siap kerja, siap berkarya, siap beradaptasi, dan siap berwirausaha,” kata Hetifah.

Ia optimis lulusan SMK Medika mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun bangsa.

“Saya percaya anak-anak SMK Medika Samarinda mampu menjadi generasi yang membanggakan daerah, membanggakan orang tua, dan membanggakan kita semua,” pungkas Hetifah. (Mifa)