DPKP Kaltara Komitmen Perkuat Sektor Pertanian untuk Dukung Ketahanan Pangan

Sektor Pertanian Kaltara

SUDUTKATA.COM, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) terus memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Upaya ini tidak hanya berfokus pada perluasan lahan, tetapi juga pembangunan ekosistem pertanian yang lebih menyeluruh, mulai dari penyediaan infrastruktur hingga membuka peluang investasi.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Heri Rudiyono, mengungkapkan bahwa sektor pertanian di provinsi perbatasan tersebut saat ini tengah memasuki fase penguatan yang cukup signifikan. Beberapa kawasan yang sebelumnya minim aktivitas pertanian kini mulai menunjukkan peningkatan produktivitas.

Salah satu capaian yang dinilai menggembirakan adalah munculnya areal sawah baru seluas sekitar 200 hektare di salah satu kabupaten yang sebelumnya hampir tidak memiliki lahan persawahan yang memadai.

“Sekarang sudah mulai ada perkembangan. Di salah satu kabupaten bahkan sudah muncul sekitar 200 hektare sawah baru, padahal sebelumnya hampir tidak ada lahan persawahan,” kata Heri.

Namun demikian, Heri menegaskan bahwa luas lahan bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan pembangunan sektor pertanian. Infrastruktur pendukung, khususnya jalan usaha tani, menjadi aspek penting yang terus diperkuat oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, kondisi geografis Kalimantan Utara yang cukup luas dengan jarak antarpemukiman yang relatif jauh membuat keberadaan akses jalan menjadi sangat vital. Infrastruktur tersebut berperan penting dalam memperlancar distribusi hasil panen dari sentra produksi menuju pasar.

“Jalan usaha tani itu sangat penting. Dengan akses yang baik, biaya distribusi hasil panen bisa ditekan dan petani juga lebih mudah membawa hasil produksi ke pasar,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Momentum penguatan sektor pertanian di Kaltara juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Perhatian besar terhadap program ketahanan pangan nasional dinilai menjadi peluang bagi daerah untuk mempercepat pengembangan sektor pertanian.

“Dengan dukungan dari pemerintah pusat, kami optimistis sektor pertanian di Kaltara bisa terus berkembang dan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah,” tambahnya.

Meski tantangan distribusi dan ketergantungan pasokan masih menjadi pekerjaan rumah, optimisme tetap tinggi. Melalui strategi perluasan lahan, peningkatan efisiensi anggaran, serta masuknya investasi baru, sektor pertanian diharapkan dapat menjadi penopang utama perekonomian sekaligus memperkuat kedaulatan pangan Kalimantan Utara dalam beberapa tahun ke depan.