TARAKAN, sudutkata.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0907/Tarakan menggelar aksi penanaman pohon serentak di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perumahan PNS Juata Permai, Tarakan Utara, Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program penghijauan masif yang dilaksanakan di wilayah Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman.
Komandan Kodim 0907/Tarakan, Letnan Kolonel Infanteri Danan Wisnubrata, mengatakan penanaman pohon tersebut merupakan upaya menyatukan komitmen berbagai elemen dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan. Menurut dia, kegiatan serupa dilakukan secara serentak di sejumlah daerah.
Program penghijauan ini, kata Danan, sebelumnya telah diawali secara simbolis oleh Pangdam VI/Mulawarman di Balikpapan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur. Di Tarakan, kegiatan diinisiasi oleh Kodim 0907 dengan melibatkan pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat.
Sejumlah pejabat daerah tampak hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Asisten II Pemerintah Kota Tarakan, Ketua DPRD Tarakan, unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan organisasi masyarakat, mahasiswa, dan pelajar.
Danan menyebut aksi penanaman pohon kali ini mencatatkan capaian yang diklaim sebagai rekor nasional. Ia mengatakan kegiatan tersebut berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori penanaman pohon endemik dan pohon keras terbanyak di Kalimantan.
“Dengan dukungan semua pihak, penanaman pohon ulin serta jenis pohon keras seperti bengkirai dan meranti dapat mencapai jumlah terbanyak,” ujar Danan dalam keterangannya.
Di wilayah Kota Tarakan, total pohon yang ditanam mencapai 1.985 batang. Jumlah tersebut terdiri dari 400 pohon ulin, 789 pohon keras, serta 796 pohon buah-buahan.
Menurut Danan, penanaman tidak hanya dilakukan dalam satu hari, melainkan telah berlangsung bertahap sejak beberapa pekan sebelumnya di sejumlah titik di Tarakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan distribusi penanaman lebih merata.
Kodim 0907/Tarakan, lanjut dia, juga menggandeng Pemerintah Kota Tarakan dalam pemanfaatan lahan RTH sebagai lokasi penanaman. Status lahan yang diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau dinilai memberikan jaminan keberlanjutan bagi pertumbuhan pohon.
Ia memastikan tidak akan ada pembangunan fisik di kawasan tersebut sehingga pohon yang telah ditanam dapat tumbuh secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
Danan berharap program penghijauan ini tidak berhenti pada penanaman semata, melainkan juga diikuti dengan perawatan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga pohon yang telah ditanam.
“Harapannya, pohon-pohon ini dapat tumbuh subur, memberikan manfaat, serta menjaga keseimbangan ekosistem di Tarakan,” harap danan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mulai dari unsur pemerintah, TNI, hingga masyarakat umum yang turut berpartisipasi dalam aksi penghijauan itu. (*)



