Muswil PKS Kaltim, Program Prioritas Perlu di Selaraskan Dengan Pemerintah

SUDUTKATA.COM, SAMARINDA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Timur menjadikan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI sebagai momentum penting untuk memperkuat regenerasi partai dengan mendorong kaderisasi generasi muda. Muswil ini digelar pada Minggu (24/8/2025) bertempat di kantor PKS jalan M.Yamin Samarinda.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan bahwa melalui Muswil VI ini diharapkan dapat menghasilkan poin-poin penting bagi pembangunan Kalimantan Timur ke depan.

“PKS menjadi partai pendukung pemerintah Republik Indonesia apalagi di Kalimantan Timur ini, kia pahami bersama bahwa Kalimantan Timur sedang bergerak menuju Kaltim sukses menjadikan generasi emas ke depan maka itu kami juga berharap bahwa PKS juga turut serta ikut andil dalam proses pembangunan Kalimantan Timur ke depan,” kata Seno Aji.

Pemerintah Daerah Kaltim melihat kami PKS sangat antusias mendidik generasi muda dalam bidang agama dan pendidikan formal.

“PKS memiliki ruang yang penting ruang yang sangat luas untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi Kalimantan Timur pada umumnya,”ujarnya

Menurut Seno, terdapat beberapa program yang bisa diselaraskan dengan daerah yakni program yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kaltim, peningkatan pelayanan publik di bidang pendidikan maupun di bidang kesehatan, sinergi aktif terlibat dalam pembangunan daerah baik melalui lapangan kerja maupun advokasi kebijakan untuk mendorong lahirnya regulasi regulasi yang pro rakyat.

“Berikutnya adalah program kaderisasi melahirkan kader-kader yang berkualitas serta siap berkontribusi bagi setiap daerah dan bangsa serta negara,” tegasnya.

Selain mensukseskan daerah, PKS juga dituntut untuk mensukseskan program Asta cita presiden RI Prabowo Subianto yakni Indonesia maju tahun 2045.

“Insyallah IKN pindah ke Kaltim bisa diisi dengan pembangunan ibukota Kaltim. PKS melalui kader-kadernya yang andal kader-kader militan dari Paser sampai ke Berau semuanya memberikan andil yang sangat luar biasa bagi pembangunan kabupaten/kota,” kata Seno Aji.

Sementara, Ketua DPW PKS Kaltim Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa PKS harus terus berperan aktif tidak hanya dalam ranah elektoral, tetapi juga hadir dalam dinamika pembangunan di berbagai sektor.

“PKS Kaltim harus tampil sebagai sahabat rakyat, solusi bagi masyarakat, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi-misi pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2025–2030,” tegas Ardiansyah.

PKS melihat potensi strategis Kalimantan Timur sebagai daerah kaya sumber daya alam yang sejak lama telah menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Menurutnya, Kaltim secara konsisten berada di jajaran provinsi penyumbang devisa terbesar di Indonesia.

“Dulu Kaltim terkenal sebagai penghasil kayu dan damar. Kini, hasil minyak, gas, batu bara, dan perkebunan sawit menjadi kekuatan besar yang terus memberikan kontribusi bagi pendapatan negara. Kaltim sejajar dengan Riau, Jawa Timur, dan DKI Jakarta dalam urusan devisa,” ujarnya.

Ardiansyah menegaskan bahwa partainya siap bersinergi dengan semua elemen—baik eksekutif, legislatif, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, maupun pondok pesantren. Menurutnya, pembangunan tak bisa berjalan dalam sekat politik, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor.

“PKS tidak boleh hanya hadir dalam kontestasi. Kita harus hadir secara substantif dalam kehidupan masyarakat,” pungkas nya. (MIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *