KUTAI TIMUR, sudutkata.com – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara menyoroti masih rendahnya tingkat kunjungan masyarakat ke posyandu. Meski pelayanan posyandu dinilai berjalan baik, jumlah warga yang datang belum mencapai target sasaran.
Camat Sangatta Utara Hasdiah Dohi mengatakan tingkat kunjungan posyandu di wilayahnya masih menjadi pekerjaan rumah.
“Sejauh ini posyandu kita berjalan dengan baik, cuma kunjungan dari masyarakat yang agak kurang. Kita tidak mencapai target sasaran,” kata Hasdiah saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2026).
Menurut Hasdiah, terdapat sejumlah kondisi yang memengaruhi tingkat kunjungan tersebut.
Salah satunya adalah banyaknya klinik serta rumah sakit swasta yang tersedia di kawasan Sangatta Utara.
Fasilitas kesehatan swasta memiliki pilihan waktu pelayanan yang lebih fleksibel, termasuk sore hingga malam hari. Kondisi itu menjadi alternatif bagi orang tua yang tidak dapat mengunjungi posyandu pada jam pelayanan.
Selain itu, karakteristik masyarakat Sangatta Utara yang banyak bekerja juga turut memengaruhi.
Orang tua yang bekerja pada jam pelayanan posyandu kerap mengalami kendala waktu untuk membawa anaknya.
“Karena swasta melayani malam, bisa sore atau malam hari,” ujarnya.
Hasdiah menyebut tingkat kunjungan sasaran posyandu Sangatta Utara termasuk rendah dibandingkan wilayah lain di Kabupaten Kutai Timur.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan tumbuh kembang serta kondisi gizi anak.
Pemantauan tersebut juga berkaitan dengan upaya pemerintah menangani anak berisiko stunting di Sangatta Utara.
Selain pelayanan posyandu, Kecamatan Sangatta Utara saat ini menjalankan Rumah Rehabilitasi Gizi sebagai salah satu bentuk intervensi terhadap anak yang membutuhkan penanganan gizi lebih intensif. (TA/ADV/Kutim) .



