KUTAI KARTANEGARA, sudutkata.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji, membuka pendidikan dan pelatihan Laskar Gerindra Kaltim untuk memperkuat kaderisasi, kedisiplinan, dan soliditas organisasi.
Dalam kegiatan tersebut, Seno mengatakan pembentukan Laskar Gerindra tidak hanya berorientasi pada kemampuan fisik. Pendidikan kader, menurut dia, juga perlu menanamkan moralitas, loyalitas, serta komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Diklat ini merupakan langkah penting untuk memperkuat soliditas, kedisiplinan, loyalitas, serta semangat juang seluruh kader dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Seno.

Ia berharap peserta pelatihan dapat menerapkan materi yang diperoleh dalam kegiatan organisasi dan kerja-kerja sosial di lingkungan masing-masing. Laskar Gerindra, kata Seno, harus mampu merespons persoalan masyarakat, bukan sekadar memperkuat struktur internal partai.
“Dengan semangat kebersamaan dan jiwa pengabdian, Laskar Gerindra Kalimantan Timur siap menjadi garda terdepan dalam mengawal perjuangan partai. Kita harus kompak, bergerak, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
Materi pelatihan mencakup wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan strategi kerja kemasyarakatan. Namun, penyelenggara belum merinci jumlah peserta, durasi pelatihan, serta bentuk evaluasi untuk mengukur hasil pendidikan tersebut.
Bagi Laskar Gerindra Kaltim, tantangan berikutnya ialah membuktikan hasil diklat melalui kegiatan yang terukur dan bermanfaat bagi warga. Konsolidasi internal akan memiliki arti lebih luas apabila berjalan beriringan dengan keterlibatan kader dalam menyerap aspirasi serta membantu menyelesaikan persoalan masyarakat. (*)



