Efisiensi Anggaran Nyata, Pemprov Kaltara Hemat Ratusan Juta Rupiah Lewat Kebijakan WF

ASN di Lingkungan Pemprov Kaltara
SUDUTKATA.COM, TANJUNG SELOR – Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) setiap hari Jumat terbukti memberikan dampak positif signifikan, terutama dalam penghematan anggaran daerah. Sekretaris Provinsi Kaltara, Denny Harianto, mengungkapkan bahwa langkah efisiensi ini berhasil menekan biaya operasional gedung pemerintahan secara drastis dalam waktu singkat.
Berdasarkan data yang dihimpun, penghematan terlihat jelas pada tagihan listrik dan air di sebelas gedung milik Pemprov Kaltara. Penurunan beban biaya tersebut tercatat mencapai kurang lebih Rp230 juta pada periode pembayaran Januari ke Februari. Atas capaian ini, Denny menyampaikan apresiasinya kepada para penanggung jawab gedung yang telah konsisten menjaga efisiensi pengelolaan fasilitas negara.
Meskipun fokus pada penghematan, Denny memastikan bahwa aktivitas dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap terpantau dengan ketat. Berdasarkan evaluasi sementara, tingkat kepatuhan ASN dalam menjalankan tugas selama WFA mencapai 99 persen. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan pola kerja tidak mengendurkan tanggung jawab pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Denny menjelaskan bahwa kebijakan WFA merupakan bagian dari strategi antisipasi terhadap ketidakpastian kondisi global dan geopolitik yang tengah terjadi. Dengan melakukan efisiensi di sektor internal, daerah diharapkan memiliki ketahanan fiskal yang lebih baik. Namun, ia mengingatkan bahwa orientasi utama tetap pada kualitas pelayanan publik yang tidak boleh menurun meski dilakukan dari luar kantor.
Melihat keberhasilan tersebut, Pemprov Kaltara berkomitmen untuk terus melanjutkan kebijakan WFA ke depannya. Denny mengajak seluruh jajaran ASN untuk memaknai perubahan ini sebagai momentum untuk memulai tata kelola yang lebih modern dan adaptif.
“Ini (WFA) terus berlanjut. Karena memang kalau dari pusat juga melaksanakan walaupun mereka Work From Home (WFH), tapi kita WFA,” katanya ketika diwawancara usai apel.
