SAMARINDA, sudutkata.com – Di tengah perkembangan kehidupan perkotaan yang semakin dinamis, nilai gotong royong dinilai masih memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan dan solidaritas di tengah masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut bahkan dianggap sebagai modal sosial yang tidak tergantikan dalam mendukung pembangunan lingkungan.
Anggota DPRD Kota Samarinda, Andi Saharuddin, mengatakan budaya gotong royong perlu terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perubahan zaman.
Menurut dia, keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan lingkungan, mulai dari kerja bakti, kegiatan sosial hingga aksi kemanusiaan, menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Budaya kebersamaan harus terus dijaga karena menjadi salah satu kekuatan masyarakat kita,” kata Andi.
Ia menilai semangat gotong royong tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Dengan adanya kebersamaan, masyarakat dinilai lebih mudah membangun komunikasi dan mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang muncul di lingkungan mereka.
Karena itu, Andi Saharuddin mendorong agar kegiatan berbasis partisipasi masyarakat terus dikembangkan di berbagai wilayah Kota Samarinda. Menurutnya, semakin tinggi keterlibatan warga dalam aktivitas sosial, semakin kuat pula rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.
Politikus Partai Golkar itu meyakini nilai gotong royong akan tetap relevan meski masyarakat hidup di era modern. Baginya, kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.
Dengan terus menjaga semangat gotong royong, Andi Saharuddin berharap kualitas kehidupan sosial masyarakat Samarinda dapat semakin meningkat dan mampu memperkuat persatuan di tengah keberagaman warga Kota Tepian. (Mifa)







