SAMARINDA, sudutkata.com – Sebanyak 768 pasang pemain domino akan bertanding dalam Samarinda Domino Turnamen Series 4 Road to Liga Pro di GOR Segiri, Samarinda, pada 12–13 September 2026. Turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp200 juta itu menjadi salah satu jalur menuju Series 8 di Jakarta.
Persiapan penyelenggaraan turnamen kini telah mencapai sekitar 70 persen. Panitia masih mematangkan sejumlah kebutuhan, mulai dari teknis pertandingan, kesiapan arena, hingga fasilitas pendukung bagi peserta.
Sekretaris Panitia Samarinda Domino Turnamen Series 4 Road to Liga Pro, Arief Kaseng, mengatakan pekerjaan persiapan terus dikebut menjelang pelaksanaan turnamen.
“Persiapan panitia saat ini sudah sekitar 70 persen. Kami terus melakukan pematangan, baik dari sisi teknis pertandingan, venue, maupun kebutuhan pendukung lainnya,” kata Arief, Rabu.
Turnamen tersebut akan memperebutkan Piala Wali Kota Samarinda 2026. Namun, persaingan di GOR Segiri tidak berhenti pada perebutan gelar dan hadiah senilai Rp200 juta.
Para pemenang juga berpeluang melanjutkan perjalanan ke kompetisi yang lebih tinggi. Mereka akan mendapatkan kesempatan untuk diundang mengikuti Series 8 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.
Samarinda Domino Turnamen Series 4 merupakan bagian dari rangkaian kompetisi yang digelar PB PORDI bersama HGI di sejumlah daerah. Rangkaian itu menjadi jalur menuju kompetisi tingkat nasional.
“Peserta yang terdata saat ini berasal dari banyak provinsi dan kabupaten/kota. Ini menunjukkan bahwa antusiasme terhadap turnamen domino semakin besar dan Samarinda mendapat kepercayaan menjadi salah satu wilayah penyelenggaraan,” ujar Arief.
Panitia mencatat peserta datang dari berbagai penjuru Indonesia. Mereka berasal dari Aceh hingga Papua, termasuk sejumlah wilayah di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan seluruh kawasan Papua.
Arief menuturkan tingginya jumlah peserta membuat turnamen tersebut tidak lagi sekadar menjadi kompetisi bagi pemain lokal. Samarinda akan menjadi titik pertemuan komunitas dan pemain domino dari berbagai daerah.
Selain pertandingan, panitia menyiapkan area bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di kawasan parkir GOR Segiri. Kehadiran peserta dan pengunjung diharapkan turut menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pertandingan.
“Kami ingin kegiatan ini bukan hanya menjadi pertandingan domino. Kami juga berharap ada dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM yang akan berjualan di sekitar kawasan GOR Segiri,” tutur Arief.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, panitia kini memusatkan perhatian pada penyelesaian kebutuhan teknis. Sebanyak 768 pasang pemain dijadwalkan berkumpul di GOR Segiri selama dua hari untuk memperebutkan hadiah total Rp200 juta, Piala Wali Kota Samarinda 2026, serta peluang melangkah menuju Series 8 di Jakarta. (*)


