Selasa, Agustus 11, 2026
  • Login
SUDUTKATA.COM
Advertisement
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
SUDUTKATA.COM
No Result
View All Result

DPRD Samarinda Usulkan Dinas Pariwisata Dipisah dari Dispora

Redaksi by Redaksi
3 Agustus 2026
in DPRD KOTA SAMARINDA
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi.

Dibaca 2

SAMARINDA, sudutkata.com – Komisi II DPRD Kota Samarinda mengusulkan pemisahan urusan pariwisata dan ekonomi kreatif dari bidang kepemudaan dan olahraga. Ketiga sektor yang kini berada dalam satu organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), dinilai membutuhkan perhatian dan anggaran yang lebih fokus.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan keterbatasan anggaran menjadi salah satu alasan munculnya usulan tersebut. Menurut dia, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif membutuhkan pembiayaan yang lebih besar, terlebih pemerintah kota sedang mendorong pengembangan sejumlah destinasi wisata.

Iswandi mengatakan berdasarkan evaluasi Komisi II, target pendapatan dari sektor yang dikelola Disporapar pada 2026 sekitar Rp1,4 miliar. Hingga Juni, realisasinya telah melampaui Rp750 juta.

“Capaian sampai pertengahan tahun sebenarnya sudah melewati separuh target. Tapi bagi kami yang perlu dilihat bukan hanya capaian pendapatannya, melainkan seberapa besar dukungan anggaran untuk mengembangkan sektor pariwisata,” kata Iswandi, Senin.

Menurut dia, anggaran yang terbatas dapat membuat pengembangan destinasi wisata dan ekonomi kreatif tidak berjalan optimal. Padahal, Pemerintah Kota Samarinda tengah mengembangkan sejumlah program yang menghubungkan potensi wisata dengan kegiatan ekonomi masyarakat.

Salah satunya Program Sinergitas Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif yang diarahkan untuk menghubungkan kawasan Kampung Tenun dengan sejumlah kawasan di Samarinda Seberang.

Iswandi menilai program tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan yang memadai agar tidak berhenti sebagai program pengembangan kawasan semata.

“Kalau kita ingin pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah, tentu harus ada dukungan yang sebanding. Program desa wisata dan ekonomi kreatif membutuhkan perencanaan serta anggaran yang cukup agar hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain persoalan anggaran, DPRD juga menyoroti pengelolaan aset olahraga milik pemerintah. Salah satunya proses serah terima sejumlah fasilitas olahraga dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Pemerintah Kota Samarinda yang hingga kini belum seluruhnya tuntas, termasuk Stadion Segiri.

Menurut Iswandi, beban kerja yang mencakup pariwisata, ekonomi kreatif, kepemudaan, dan olahraga dalam satu OPD membuat masing-masing sektor berpotensi tidak mendapatkan perhatian secara maksimal.

Karena itu, Komisi II mendorong perubahan struktur organisasi dengan membentuk dua dinas. Urusan pariwisata dan ekonomi kreatif diusulkan berada dalam satu dinas, sementara kepemudaan dan olahraga ditangani OPD tersendiri.

“Kami melihat pariwisata dan ekonomi kreatif membutuhkan fokus tersendiri. Begitu juga pemuda dan olahraga. Kalau dipisahkan, masing-masing dinas bisa lebih konsentrasi menyusun program, mengelola anggaran, dan mengejar targetnya,” kata Iswandi.

Sementara itu, Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin, mengatakan target pendapatan yang dibebankan kepada dinasnya pada 2026 mencapai sekitar Rp1,4 miliar. Hingga triwulan kedua, realisasi pendapatan telah lebih dari Rp750 juta.

Muslimin optimis target tersebut dapat tercapai hingga akhir tahun. Sejumlah agenda pariwisata yang dijadwalkan berlangsung pada paruh kedua tahun ini dinilai masih membuka peluang peningkatan pendapatan.

“Target itu masih realistis untuk dicapai. Kami masih memiliki sejumlah kegiatan sampai akhir tahun yang diharapkan bisa mendukung pencapaian target pendapatan,” kata Muslimin.

Untuk mengatasi keterbatasan anggaran pemerintah, Disporapar juga mulai membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta dalam pengelolaan sejumlah kegiatan dan potensi pariwisata.

Menurut Muslimin, pemerintah tidak harus menjadi satu-satunya pihak yang menjalankan seluruh kegiatan. Kolaborasi dengan pihak ketiga dinilai dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan sektor pariwisata tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

“Tidak semua kegiatan harus dikerjakan pemerintah sendiri. Kami juga menjajaki kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan sejumlah kegiatan. Saat ini sudah ada beberapa pihak yang menyatakan minat untuk berkolaborasi,” tutup Muslimin. (In)

Tags: DISPORAPAROALHRAGAPARIWISATA
Previous Post

Raperda Pasar Rakyat Samarinda Bidik Parkir Liar hingga Penguatan UMKM

Next Post

Warga Kuala Samboja Desak Pembentukan TKBM Baru, Nilai Akses Kerja Tak Merata

Next Post
Warga Kuala Samboja Desak Pembentukan TKBM Baru, Nilai Akses Kerja Tak Merata

Warga Kuala Samboja Desak Pembentukan TKBM Baru, Nilai Akses Kerja Tak Merata

Taekwondo SKOI Kaltim Bawa Pulang Lima Medali dari Malaysia

Taekwondo SKOI Kaltim Bawa Pulang Lima Medali dari Malaysia

Samaqua Resmi Diluncurkan, Samarinda Perkuat Produk Lokal

Samaqua Resmi Diluncurkan, Samarinda Perkuat Produk Lokal

PAD Samarinda Masih 20 Persen, DPRD Minta Ketergantungan Dana Pusat Dikurangi

PAD Samarinda Masih 20 Persen, DPRD Minta Ketergantungan Dana Pusat Dikurangi

  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Tentang Kami
  • Redaksi
Layanan Iklan Hubungi: +62 896 5288 8884 Email: inisudutkata@gmail.com

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Berau
      • Bontang
      • Kutai Barat
      • Kutai Kartanegara
      • Kutai Timur
      • Mahakam Ulu
      • Paser
      • Penajam Paser Utara (PPU)
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Malinau
      • Bulungan
      • Tana Tidung
  • HUKUM
    • KRIMINAL
  • EKOBIS
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMENTERIA
    • DPRD KALTIM
    • DPRD KOTA SAMARINDA
    • DPRD KUKAR
    • DPRD KAB KUTIM
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • OTOMOTIF
  • OLAHRAGA
  • RELIGI
  • SOSIAL
  • PARIWISATA
  • LIFESTYLE
    • FASHION
    • FOOD
  • OPINI
  • ADVERTORIAL

© 2026 Sudutkata.com - Semua hak cipta dilindungi.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In