Daya Tarik Sungai Mahakam Bikin Pasar Tungging Kian Padat Setiap Akhir Pekan

SAMARINDA, sudutkata.com,– Pasar Tungging yang berlokasi di Jalan Bung Tomo, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, kembali dipadati pengunjung pada akhir pekan, Minggu (31/5/2026).
Pasar yang viral karena menawarkan pengalaman berbelanja di tepian Sungai Mahakam ini semakin diminati masyarakat, baik warga Samarinda maupun pengunjung dari daerah sekitar.
Sejak pagi hari, ribuan warga terlihat memadati kawasan pasar. Kepadatan tidak hanya terjadi di area lapak pedagang, tetapi juga di lokasi parkir kendaraan hingga jalur pejalan kaki yang menjadi akses utama pengunjung.
Salah seorang pengunjung, Indra, mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarganya untuk menghindari kepadatan. Namun, setibanya di lokasi sekitar pukul 06.00 WITA, area parkir sudah penuh.
“Hari ini kami sekeluarga mencoba datang lebih pagi, sekitar pukul 06.00 WITA. Kebetulan ada adik beserta suaminya dan anak-anak saya yang berjualan di pasar ini. Namun meskipun datang pagi, kami tidak mendapatkan tempat parkir mobil sama sekali dan akhirnya harus parkir di tepi jalan,” ujarnya.
Menurut Indra, kepadatan pengunjung juga sangat terasa di dalam kawasan pasar sehingga menyulitkan mobilitas pengunjung yang ingin berbelanja maupun sekadar menikmati suasana tepian Sungai Mahakam.
“Begitu masuk ke dalam pasar, suasananya benar-benar ramai. Untuk berjalan saja cukup padat merayap, apalagi mencari tempat duduk santai di pinggir Sungai Mahakam. Karena kondisi terlalu ramai, akhirnya kami sekeluarga memilih pulang,” katanya.
Meski demikian, Indra menilai keberadaan Pasar Tungging memiliki nilai tersendiri bagi Kota Samarinda karena menawarkan konsep pasar tradisional yang unik dengan latar pemandangan Sungai Mahakam dan Jembatan Mahakam.
“Kalau bisa pemerintah kota mendukung pasar ini tanpa harus memindahkan lokasinya. Pasar Tungging sudah menjadi salah satu pasar tradisional yang unik di Samarinda dan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan,” tambahnya.
Pasar Tungging saat ini telah berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Sungai Keledang. Selain menjual kebutuhan pokok dan hasil pertanian, pasar ini juga dikenal sebagai pusat kuliner rakyat yang ramai dikunjungi saat akhir pekan.
Lokasinya yang berada tepat di tepian Sungai Mahakam menjadi daya tarik utama. Banyak pengunjung datang tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga menikmati suasana sungai serta panorama Jembatan Mahakam yang menjadi ikon Kota Samarinda.
Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa Pasar Tungging memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata belanja dan kuliner berbasis ekonomi kerakyatan.
Namun sejumlah pengunjung berharap pengelola pasar dapat melakukan penataan yang lebih baik, terutama terkait penyediaan lahan parkir, dan akses pejalan kaki, serta penambahan fasilitas umum seperti area duduk dan ruang bersantai.
Dengan dukungan dan penataan yang tepat, Pasar Tungging dinilai berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan Kota Samarinda yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisata lokal di tepian Sungai Mahakam. (iN)
