Hasanuddin Mas’ud Tanggapi Penganggaran Helikopter oleh Pemprov Kaltim

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud saat Wawancara dengan beberapa Media didepan Pendopo Odah Etam.(Foto: ist/sk)
SAMARINDA, susutkata.com – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud memberikan tanggapan terkait penganggaran helikopter oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang belakangan menjadi sorotan publik.
Politikus yang akrab disapa Hamas itu menyebut, rencana tersebut saat ini masih berada pada tahap penganggaran dan seluruh prosesnya tentu telah melalui perhitungan yang matang.
“Masih tahap penganggaran,” ujar Hamas kepada awak media di Samarinda.
Saat ditanya terkait besaran anggaran yang disebut mencapai Rp471 juta, Hamas menilai seluruh pengeluaran pemerintah memiliki dasar perhitungan yang jelas.
“Semua itu tentu ada hitung-hitungannya,” katanya.
Menurutnya, pengadaan ataupun penyewaan helikopter tersebut bukan tanpa alasan, melainkan disiapkan untuk mendukung langkah mitigasi bencana di Kalimantan Timur.
“Helikopter itu rencananya untuk mitigasi bencana,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kondisi geografis Kalimantan Timur yang luas dan memiliki sejumlah wilayah sulit dijangkau menjadi salah satu alasan perlunya dukungan transportasi udara dalam kondisi tertentu.
“Kita ini punya daerah pedalaman dan perbatasan yang aksesnya tidak mudah,” jelas Hamas.
Dengan adanya dukungan helikopter, pemerintah diharapkan dapat bergerak lebih cepat ketika terjadi situasi darurat maupun bencana alam.
“Kalau ada keadaan darurat, penanganannya tentu bisa lebih cepat,” tuturnya.
Meski demikian, Hamas menegaskan seluruh proses penganggaran tetap harus mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku di lingkungan pemerintahan daerah.
“Yang jelas semua harus sesuai kebutuhan dan aturan,” tegasnya.
Diketahui, rencana penganggaran helikopter oleh Pemprov Kaltim menjadi perhatian masyarakat setelah nominal anggaran yang muncul menuai beragam tanggapan publik. Pemerintah daerah menyebut fasilitas tersebut nantinya difokuskan untuk mendukung penanganan kebencanaan serta pelayanan di wilayah terpencil Kalimantan Timur. (In)
