DPRD Samarinda Soroti Kenaikan Harga Cabai dan Bahan Pokok

SAMARINDA, sudutkata.com – Kenaikan harga cabai dan sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Samarinda mulai dikeluhkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. Lonjakan harga dinilai berdampak langsung terhadap daya beli warga, terutama kalangan menengah ke bawah.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, meminta pemerintah segera mengambil langkah pengendalian agar kenaikan harga tidak semakin membebani masyarakat. Menurut dia, stabilitas harga kebutuhan pokok harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kalau harga bahan pokok terus naik tentu masyarakat kecil yang paling terdampak. Pemerintah harus bergerak cepat menjaga stabilitas pasar,” kata Celni Pita Sari, Rabu, 20/05/2026.

Ia menilai kestabilan pasokan bahan pangan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga harga tetap terkendali. Karena itu, pemerintah diminta memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar sehingga tidak memicu kelangkaan di pasaran.

Menurut Celni, lonjakan harga yang terjadi dalam waktu cukup lama dapat mempengaruhi kondisi ekonomi rumah tangga masyarakat. Ia mengatakan pemerintah perlu melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan harga di pasar tradisional.

“Pasokan harus dijaga supaya harga tidak terus melonjak. Kalau distribusi lancar, masyarakat juga tidak terlalu terbebani,” ujarnya.

Selain itu, Celni meminta pengawasan distribusi bahan pangan diperketat untuk mencegah adanya praktik penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga di tingkat pasar.

Ia menilai pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari distribusi hingga penjualan di lapangan, agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan berlebihan.

“Pengawasan perlu diperkuat agar tidak ada penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat,” katanya.

Celni berharap harga kebutuhan pokok dapat segera kembali normal sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Ia juga meminta pemerintah daerah aktif berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga stabilitas pangan di Samarinda.

“Masyarakat tentu berharap harga bahan pokok tetap stabil sehingga kebutuhan sehari-hari masih bisa dijangkau,” harap Celni. (In)