Libur Lebaran, Pantai Kenyamukan Dipadati Wisatawan Keluarga

SUDUTKATA.COM, SANGATTA – Libur Hari Raya Idul Fitri membawa berkah bagi kawasan pesisir Pantai Kenyamukan. Sejak hari pertama pasca-Lebaran, pantai yang berada di wilayah Sangatta, Kutai Timur, itu dipadati wisatawan yang datang bersama keluarga.

Arus pengunjung terlihat meningkat dibanding hari biasa. Kendaraan roda dua dan roda empat silih berganti memasuki kawasan pantai, membawa warga lokal hingga pelancong dari luar daerah.

Suasana di sepanjang bibir pantai tampak semarak. Sejumlah keluarga memilih duduk di atas kendaraan mereka, sementara sebagian lainnya memanfaatkan batu-batu pemecah ombak sebagai tempat bersantai.

Bekal makanan khas Lebaran pun menjadi pelengkap suasana. Dari ketupat hingga aneka lauk, tersaji di tengah hembusan angin laut yang cukup kencang.

Di sisi lain, anak-anak berlarian di atas pasir, bermain air di tepian pantai dengan riang. Tawa mereka bercampur dengan deburan ombak yang tak henti menghantam garis pantai.

Para remaja tak ketinggalan memanfaatkan momen tersebut. Mereka terlihat sibuk berfoto, mengabadikan kebersamaan bersama teman maupun keluarga.

Kehadiran pengunjung dalam jumlah besar turut menggerakkan roda ekonomi warga sekitar. Pedagang musiman bermunculan di berbagai titik, menawarkan beragam dagangan.

Mulai dari makanan ringan, minuman segar, hingga mainan anak-anak dijajakan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Aktivitas jual beli pun berlangsung ramai sepanjang hari.

“Kalau momen seperti ini memang selalu ramai. Kami bisa dapat tambahan penghasilan,” ujar salah satu pedagang yang ditemui di lokasi.

Di tengah keramaian itu, petugas keamanan tampak bersiaga. Mereka berpatroli di sekitar area pantai untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Selain menjaga keamanan, petugas juga aktif mengingatkan pengunjung agar tetap berhati-hati, terutama saat berenang di laut.

Imbauan menjaga kebersihan juga terus disampaikan. Pengunjung diminta tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kelestarian kawasan pantai.

Salah satu pengunjung, Rahmat, 35 tahun, mengaku sengaja memilih Pantai Kenyamukan sebagai tujuan liburan Lebaran bersama keluarganya.

Menurut dia, akses yang mudah menjadi alasan utama. Selain itu, suasana pantai dinilai cocok untuk rekreasi keluarga.

“Kami memang sengaja ke sini saat libur Lebaran. Tempatnya dekat, nyaman, dan anak-anak juga senang,” kata Rahmat.

Ia menyebutkan, berlibur ke pantai menjadi pilihan sederhana namun menyenangkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Dari sisi biaya, kawasan wisata ini juga tergolong terjangkau. Berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 23 Tahun 2025, tarif masuk ditetapkan relatif murah.

Pengunjung sepeda motor dikenakan tarif Rp2.000, sedangkan kendaraan roda empat sebesar Rp5.000.

Harga tersebut dinilai tidak memberatkan, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin berwisata tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Lonjakan kunjungan saat libur Lebaran ini kembali menegaskan posisi Pantai Kenyamukan sebagai salah satu destinasi andalan di Kutai Timur.

Pantai ini bukan hanya menawarkan pemandangan laut, tetapi juga ruang berkumpul yang ramah bagi keluarga.

Meski demikian, tingginya jumlah pengunjung juga menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam hal pengelolaan kawasan.

Fasilitas umum, kebersihan, dan keamanan menjadi aspek yang perlu terus diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Peningkatan sarana dan prasarana dinilai penting agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga, terutama saat momen lonjakan pengunjung seperti libur panjang.

Dengan pengelolaan yang baik, pantai ini berpotensi menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan di masa mendatang.

Bagi masyarakat, libur Lebaran bukan sekadar momen silaturahmi, tetapi juga waktu untuk berbagi kebahagiaan bersama keluarga.

Dan di Pantai Kenyamukan, kebahagiaan itu tampak hadir dalam bentuk sederhana, tawa anak-anak, angin laut, dan kebersamaan yang hangat di tepi pantai. (Ly)