SMK Medika Samarinda Kunci Kemenangan Perdana di Futsal Series Samarinda

SUDUTKATA.COM, SAMARINDA – SMK Medika Samarinda mengawali langkahnya dengan kemenangan meyakinkan di ajang Futsal Series Regional Samarinda. Bermain di GOR Kadrie Oening Sempaja, Selasa, 16 September 2025, tim Medika menundukkan SMK Katolik dengan skor 2-0.

Hasil ini mempertegas ambisi Medika untuk mempertahankan gelar juara nasional yang mereka raih tahun lalu.

Sejak peluit pertama berbunyi, Medika langsung tampil menekan. Umpan-umpan cepat dan pressing ketat membuat SMK Katolik kesulitan mengembangkan permainan. Dua gol bersarang ke gawang lawan dan bertahan hingga akhir laga.

Kapten tim, Muhammad Wirawan, menyebut kemenangan ini buah dari persiapan panjang.

Kepala SMK Medika, Musmulyadi bersama Kapten Tim Futsal SMK Medika, Muhammad Wirawan

“Kami sudah dua bulan latihan, bahkan mendapat dispensasi dari sekolah. Target kami jelas: back to back juara nasional,” kata Wirawan.

Kemenangan perdana membuat kepercayaan diri tim Medika semakin tinggi. Mereka bertekad memperbaiki detail permainan agar konsisten hingga final.

“Bagi kami, futsal bukan sekadar olahraga. Ini kebanggaan sekolah dan daerah. Kami ingin kembali ke Jakarta, bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai juara,” ujar Wirawan.

Tahun ini Futsal Series Regional Samarinda diikuti 24 sekolah, mayoritas dari Samarinda, dengan tambahan peserta dari Sangatta Utara yang mendapat izin tampil karena menjadi finalis tahun lalu.

PIC Futsal Series Region Samarinda, Aditya Karisma, menjelaskan Kalimantan Timur memiliki dua regional, yakni Balikpapan dan Samarinda.

“Balikpapan sudah selesai 10 hari lalu, juaranya SMK Negeri 1 Balikpapan. Di Samarinda, kompetisi berlangsung enam hari. Pemenangnya akan mewakili Kaltim di tingkat nasional di Jakarta bulan November,” ujarnya.

Selain pertandingan, turnamen ini juga menghadirkan program School Ambassador Series (SAS) yang memilih duta sekolah dari para peserta.

Kepala Sekolah SMK Medika, Musmuliadi, mengatakan pihak sekolah memberikan dukungan penuh, termasuk meliburkan aktivitas belajar di hari pertandingan agar siswa bisa hadir langsung memberi semangat.

“Tahun lalu kami juara nasional. Tahun ini targetnya mempertahankan gelar. Anak-anak dilatih oleh pelatih teknik, fisik, dan kiper. Kami optimistis bisa kembali mengharumkan nama Kaltim di tingkat nasional,” tegasnya.

Ia juga mengajak pemerintah dan dunia usaha ikut memberi dukungan nyata.
“Kami butuh sokongan, bukan sekadar doa. Biaya, fasilitas, dan perhatian penting agar atlet pelajar bisa berprestasi maksimal,” pungkas Mus Mulyadi. (Mifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *