Gubernur Zainal Tutup Konsolidasi Program Pendidikan: Pastikan Layanan Berkualitas hingga Pelosok Kaltara

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang usai menutup kegiatan Konsolidasi Daerah Program Prioritas Kemendikdasmen ke Pemerintah Daerah. (DKISP KALTARA)

SUDUTKATA.COM, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang, secara resmi menutup kegiatan Konsolidasi Daerah Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ke Pemerintah Daerah yang berlangsung di Hotel Swissbell Tarakan, Rabu (25/2/2026) malam.

Forum strategis ini digelar sebagai upaya menyelaraskan program pendidikan antara pusat dan daerah agar dapat berjalan efektif serta tepat sasaran di seluruh wilayah Kaltara.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya forum lintas pemangku kepentingan tersebut. Ia menilai pertemuan semacam ini sangat krusial dalam memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kaltara, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Pertemuan ini penting untuk membangun masa depan bangsa lewat pendidikan,” ujar Zainal.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan SDM melalui pendidikan merupakan prioritas utama demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Mengingat posisi Kaltara sebagai beranda terdepan NKRI, tantangan yang dihadapi cukup kompleks, mulai dari kondisi geografis wilayah kepulauan hingga keterjangkauan daerah perbatasan dan pedalaman. Zainal menekankan bahwa kebijakan pendidikan pusat tidak boleh hanya berhenti di atas kertas, namun harus mampu diadaptasi dengan realitas di lapangan.

“Kebijakan pendidikan harus benar-benar dijalankan di daerah sesuai kondisi nyata. Forum ini menjadi jawaban untuk menyelaraskan kebutuhan tersebut,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk memecahkan hambatan teknis yang selama ini terjadi.

“Gunakan forum ini untuk menyelaraskan program kementerian dengan kondisi riil di daerah. Jika ada kendala, mari kita cari solusi bersama,” jelasnya lebih lanjut.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan mitra pembangunan seperti Tanoto Foundation. Ia mendorong optimalisasi peran Duta Teknologi, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), hingga pengawas sekolah guna menjaga mutu pendidikan.

Menutup arahannya, Gubernur kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh generasi muda di Bumi Benuanta tanpa terkecuali.

“Kita harus memastikan setiap anak di Kaltara, di mana pun berada, mendapat layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif dan berdaya saing global,” pungkasnya.