Gubernur Kaltara Sambut Kepala OJK Baru, Perkuat Sinergi Sektor Jasa Keuangan

ft. ist...

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, menyambut secara resmi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) yang baru, Misran Pasaribu. Pertemuan tersebut berlangsung di Harum Resort, Balikpapan, pada Kamis, 5 Maret 2026.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan regulator keuangan. Zainal menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah Kaltim dan Kaltara.

“Kami mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Misran Pasaribu. Semoga sinergi yang selama ini sudah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan,” ujar Zainal dalam keterangan resminya.

Estafet Kepemimpinan di OJK Kaltim-Kaltara

Misran Pasaribu resmi menjabat setelah dilantik oleh Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, di Jakarta pada Senin lalu. Misran menggantikan Parjiman, yang kini mengemban tugas baru sebagai Kepala OJK Provinsi Bali.

Zainal turut menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja pejabat sebelumnya. “Terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Bapak Parjiman selama memimpin OJK di wilayah ini,” tuturnya.

Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Acara penyambutan ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Kehadiran dua kepala daerah ini menggarisbawahi urgensi koordinasi lintas instansi demi menjaga iklim investasi dan perlindungan konsumen di sektor keuangan.

Penguatan sinergi ini diharapkan dapat:

  • Menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di dua provinsi.
  • Meningkatkan perlindungan konsumen terhadap praktik jasa keuangan ilegal.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkeadilan di daerah.

Dengan kepemimpinan baru ini, OJK diharapkan mampu mengoptimalkan peran sektor perbankan dan industri keuangan non-bank untuk mendukung pembangunan daerah di Kalimantan, terutama di tengah geliat ekonomi di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). (mifa)