Akses Darat Kubar–Mahulu Akhirnya Terwujud, Gubernur Kaltim Resmikan Jalan Tering–Ujoh Bilang

SUDUTKATA.COM, MAHAKAM ULU – Penantian panjang masyarakat pedalaman Kalimantan Timur akhirnya terjawab. Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum) meresmikan Jalan Tering–Ujoh Bilang yang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Selasa (6/1/2026).
Peresmian infrastruktur tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan kerja Gubernur Kaltim ke wilayah barat Benua Etam, sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan dan pemerataan infrastruktur di kawasan pedalaman.

Jalan Tering–Ujoh Bilang dibangun oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada Segmen 1 hingga Segmen 4. Jalan ini memiliki panjang efektif 28,325 kilometer dan panjang efisien 19,280 kilometer, yang kini menjadi akses darat strategis antarwilayah yang sebelumnya hanya mengandalkan transportasi sungai dan udara.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Harum didampingi Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Ketua TP PKK Kaltim Hj. Sarifah Suraidah Harum, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, serta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Anggota DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin bersama istri Maria Christina Mozes, Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani beserta istri, Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk, unsur Forkopimda Kutai Barat dan Mahakam Ulu, pimpinan perangkat daerah, serta para camat setempat.
Gubernur Harum menyampaikan bahwa terhubungnya Kutai Barat dan Mahakam Ulu melalui jalur darat merupakan capaian bersejarah setelah lebih dari delapan dekade Indonesia merdeka. Menurutnya, konektivitas darat ini menjadi bukti kehadiran pemerintah hingga ke wilayah paling pedalaman.
“Dengan terbukanya akses ini, masyarakat akan lebih mudah bergerak, biaya logistik dapat ditekan, dan potensi ekonomi lokal bisa berkembang lebih cepat,” ujarnya.
Harum menambahkan, keberadaan jalan ini akan mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta komoditas unggulan daerah, sekaligus memperkuat posisi strategis Kubar dan Mahulu yang berbatasan dengan beberapa provinsi dan negara tetangga, Malaysia.
Namun demikian, Rudy Mas’ud mengingatkan pentingnya pemeliharaan jalan secara berkelanjutan mengingat kondisi medan yang cukup berat. Pemerintah Provinsi, kata dia, akan terus melakukan peningkatan infrastruktur pendukung agar jalan dapat difungsikan sepanjang tahun.
Sebagai langkah lanjutan, Pemprov Kaltim berkomitmen melengkapi infrastruktur kawasan tersebut dengan fasilitas pendukung seperti Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) demi mewujudkan pemerataan pembangunan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur. (In)
